
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) sebelum memberikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (14/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara hingga akhir Oktober 2025 mencapai Rp 2.593 triliun atau sekitar 73,5 persen dari outlook belanja negara dalam laporan semester sebelumnya.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menilai capaian ini menunjukkan akselerasi pengeluaran yang mulai kuat menjelang akhir tahun. Terutama, dari belanja pemerintah pusat yang telah mencapai Rp 1.879,6 triliun.
Suahasil mengatakan, angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1.834,5 triliun, atau naik Rp 45,1 triliun. Wamenkeu menilai capaian belanja itu memberikan dorongan signifikan terhadap pergerakan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Berarti tahun ini belanja pemerintah pusat itu Rp 45,1 triliun lebih tinggi dibandingkan belanja pemerintah pusat tahun lalu. Jadi belanja pemerintah pusat itu memiliki dorongan kepada gerak ekonomi dan pertumbuhan ekonomi,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA edisi November 2025 di Jakarta, Kamis (20/11).
Ia menjelaskan, dampak belanja pemerintah semakin terlihat ketika Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi kuartal III yang mencapai lebih dari 5 persen.
Suahasil menambahkan bahwa pemerintah akan terus menjaga agar realisasi belanja ikut memperkuat momentum ekonomi. “Ini dia yang kita lakukan mendorong supaya belanja pemerintah pusat ini benar-benar bisa memiliki dampak kepada pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Lebih rinci, Suahasil membeberkan realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L) mencapai Rp 961,2 triliun. Suahasil menjelaskan bahwa komponen terbesar tetap berasal dari belanja pegawai yang sifatnya rutin setiap bulan.
Untuk belanja barang, realisasinya telah mencapai Rp 344,9 triliun dan terus meningkat sejak April. Meski sempat melambat akibat efisiensi awal tahun, kini belanja barang sudah mencapai 72,3 persen.
Pemerintah memastikan percepatan akan terus didorong hingga November–Desember agar memberi efek lebih besar pada perekonomian.
“Kalau diingat belanja barang ini adalah salah satu yang terdampak ketika ada efisiensi di awal tahun, maka itu agak sedikit terlamba, tetapi sekarang sudah 72,3 persen dan ini terjadi percepatan belanja barang yang di dalam beberapa bulan terakhir,” ungkapnya.
“Dan kita akan dorong terus ke November dan Desember ini sehingga dia bisa memberikan dampak lebih kepada perekonomian,” lanjutnya.
Di sisi lain, belanja modal tercatat Rp 206,4 triliun, masih di bawah realisasi tahun lalu yang mencapai Rp 218 triliun. Suahasil menyebut dua penyebab utama, yakni percepatan penyelesaian proyek infrastruktur pada 2024, serta karakteristik belanja modal yang umumnya cair pada akhir tahun.
Sementara itu, belanja bantuan sosial tumbuh 11,1 persen dan berkontribusi besar terhadap konsumsi masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus fiskal tambahan pada Kuartal IV-2025 guna menjaga daya beli dan aktivitas ekonomi.
“Kalau belanja bantuan sosial tumbuh 11,1 persen dan ini telah membantu yang tadi konsumsi masyarakat maupun pengeluaran pemerintah, terutama dan di Kuartal IV-2025 ini masih akan ada beberapa stimulus fiskal yang kita lakukan untuk mendorong kegiatan ekonomi,” tutup Suahasil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022