
Ilustrasi Warga di Banyuwangi menerima bansos yang disalurkan melalui PosIND. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) menjelang akhir tahun. Lebih dari 15,7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bansos triwulan IV dari total target 35,04 juta KPM.
Pemerintah juga memastikan pencairan dilakukan bertahap agar tepat sasaran dan menghindari penumpukan di lapangan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan sebagian besar bantuan telah disalurkan melalui bank-bank Himbara, sementara ratusan ribu KPM lainnya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.
"Kita sudah menyalurkan tahap pertama ini kepada 15.726.385 KPM. Semua atau sebagian besar melalui Himbara, sekitar 676.130 lebih melewati PT Pos," ujar Gus Ipul, Selasa (18/11).
Kemensos menjadwalkan penyaluran tahap kedua mulai pekan ini. Sebanyak 11,6 juta KPM akan menerima bansos melalui PT Pos Indonesia, sementara 1 juta KPM lainnya dicairkan via Himbara.
"Kita harapkan tentu bantuan dari Presiden ini nanti bisa diterima mereka yang lebih berhak," kata Gus Ipul.
Tahap ketiga pun telah dipersiapkan untuk 7,71 juta KPM. Pemerintah menargetkan seluruh pencairan rampung pada akhir November dengan total penerima mencapai lebih dari 35 juta keluarga.
"PT Pos untuk pertama kalinya ini mungkin akan menyalurkan lebih dari 10 juta KPM," tambahnya.
Gus Ipul menegaskan seluruh biaya distribusi dan operasional sudah ditanggung negara, sehingga tidak boleh ada potongan apa pun dari pihak mana pun.
PT Pos Indonesia akan mulai mencairkan bantuan pada Jumat mendatang. Mekanisme pencairan dilakukan dua hari setelah dana diterima dan akan melibatkan koordinasi dengan pemerintah daerah agar proses berjalan tertib.
Senior Vice President Government and Corporate PT Pos Indonesia, Hendra Sari, mengatakan bahwa karena banyak penerima adalah KPM baru, proses sosialisasi menjadi penting.
"Karena penerima ini adalah penerima baru, tentunya butuh sosialisasi," ujarnya.
Ia menjelaskan penerima BLTS wajib membawa surat pemberitahuan dari PT Pos serta KTP atau Kartu Keluarga (KK) saat mengambil bantuan.
"Yang datang kalau namanya tertera dalam daftar penerima, maka cukup membawa KTP saja. Apabila yang datang anggota keluarga, maka harus melampirkan KK," tuturnya.
PT Pos memastikan pegawai di lapangan akan membagikan surat pemberitahuan secara terkoordinasi dengan pemda, termasuk menentukan jadwal dan titik pencairan agar tidak terjadi kerumunan besar.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
