Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 November 2025 | 06.53 WIB

Rencana Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun Bangun Peternakan Ayam Dinilai Kurang Realistis

Pekerja memberikan pakan ayam broiller di peternakan ayam closed house yang ramah lingkungan  di Nanggung, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pekerja memberikan pakan ayam broiller di peternakan ayam closed house yang ramah lingkungan di Nanggung, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pengamat peternakan Rochadi Tawaf menilai rencana Danantara untuk menanamkan investasi Rp 20 triliun lebih baik diarahkan untuk merevitalisasi peternakan-peternakan ayam yang sudah ada ketimbang membangun baru.

Rochadi menyatakan bahwa membangun peternakan ayam dari nol berisiko tinggi dan memakan waktu lama.

"Lebih realistis jika pemerintah masuk ke perusahaan yang sudah ada, terutama yang bangkrut, lalu direvitalisasi," kata Rochadi yang juga dosen Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Jumat (14/11).

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia itu menambahkan kondisi peternakan rakyat saat ini memprihatinkan. Menurut dia, banyak lahan peternakan rakyat disewakan kepada pihak asing, sementara infrastruktur yang ada tidak dimanfaatkan optimal.

"Peternakan rakyat amburadul karena tekanan industri. Kenapa tidak diarahkan pembiayaan itu untuk memperbaiki peternakan rakyat? Lalu, hilirisasinya ke industri nuget besar agar produk rakyat terserap," ujarnya.

Rochadi menilai langkah membangun peternakan baru berpotensi sulit bersaing dengan perusahaan swasta besar yang telah menguasai pasar. Sebelumnya, pemerintah melalui Danantara menyampaikan rencana investasi Rp 20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan pembangunan peternakan ayam terintegrasi tersebut akan dimulai pada Januari 2026 untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) serta memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Amran menyatakan pembangunan akan difokuskan di wilayah-wilayah yang masih mengalami kekurangan pasokan ayam dan telur.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore