
Satgas Cesium 137 segera memulai investigasi cengkeh sekaligus melakukan penanganan produk udang yang terkontaminasi Cs-137. (ANTARA)
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengembalikan udang yang telah diimpor dari Indonesia sebanyak 152,32 juta ton karena terkontaminasi zat radioaktif Cs-137. Secara nilai, pengembalian udang tersebut telah mencapai senilai USD 1,26 juta.
"Reimpor udang pada September 2025 tersebut mayoritas dikirim dari Amerika Serikat yaitu sebesar 152,32 juta ton atau senilai USD 1,26 juta," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/11).
Sementara itu, secara keseluruhan Indonesia sendiri telah menerima pengembalian udang dari sejumlah negara mencapai 240,54 juta ton. Atau secara keseluruhan nilainya mencapai USD 2,09 juta.
"Jadi pada September 2025, dari catatan yang ada di BPS, secara total tercatat ada re-impor udang Indonesia sebesar 240,54 juta ton atau senilai USD 2,09 juta," pungkasnya.
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan serius terkait produk udang beku asal Indonesia yang terdeteksi mengandung zat radioaktif. Produk udang merek Great Value yang dijual di Walmart saat ini ditarik dari peredaran demi menjaga keamanan konsumen.
Dilansir dari Fox News (19/8), FDA menyatakan sedang melakukan investigasi aktif setelah US Customs & Border Protection (CBP) mendeteksi adanya kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada kontainer pengiriman udang dari Indonesia.
Kemudian, pada 8 Oktober 2025, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) telah melakukan pemeriksaan kontainer berisi udang beku yang diduga terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Terminal Petikemas Koja, Tangerang. Kegiatan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melaporkan adanya temuan udang beku dari Indonesia yang terkontaminasi zat radioaktif Cs-137.
Kegiatan diawali dengan koordinasi BAPETEN bersama pihak Terminal Petikemas (TPK) Koja, Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), dan Badan Karantina Indonesia tentang proses pemeriksaan kali ini. Setelahnya, seluruh tim menuju Pelabuhan untuk melakukan pemeriksaan kontainer tersebut.
Pemeriksaan pertama dilakukan pada truk yang akan membawa kontainer, truk tersebut diarahkan untuk melewati Radiation Portal Monitor (RPM) milik DJBC yang ada di TPK Koja. Setelah truk tersebut dinyatakan aman dan tidak memicu alarm peringatan di RPM, selanjutnya truk memuat kontainer yang kemudian harus melewati RPM untuk pemeriksaan kembali.
Kemudian, Mobile Expert Support Team (MEST) BAPETEN melakukan pemeriksaan lanjutan (secondary inspection) untuk memastikan nilai laju radiasi pada kontainer tersebut. Pada pemeriksaan kali ini, MEST BAPETEN tidak menemukan adanya kenaikan signifikan laju paparan radiasi di kontainer tersebut dan cenderung sama dengan hasil pengukuran radiasi latar di TPK Koja.
Setelah tidak ditemukan adanya kenaikan laju paparan radiasi yang signifikan, MEST BAPETEN melakukan pemeriksaan kontaminasi pada dinding luar kontainer untuk memastikan tidak adanya kontaminasi zat radioaktif. Semua pemeriksaan menunjukkan tidak adanya kontaminasi zat radioaktif pada kontainer yang tiba dari Amerika Serikat itu.
BAPETEN menegaskan bahwa semua pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan dan keamanan pekerja, masyarakat, dan lingkungan dari potensi paparan zat radioaktif. BAPETEN juga berkomitmen untuk selalu mengawasi pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022