
Bansos Oktober masih difinalisasi. (Dok. Pixabay)
JawaPos.com - Pemerintah berencana akan menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat pada tiga bulan terakhir di tahun 2025, terhitung Oktober-Desember 2025. Bahkan, bansos yang akan disalurkan itu bakal dipertebal agar bisa menggenjot belanja masyarakat.
Namun, hingga awal Oktober 2025, belum ada kepastian yang disampaikan perihal pencairan sejumlah bansos tersebut. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) rupanya masih melakukan finalisasi terhadap sejumlah bantuan sosial atau bansos yang akan dikucurkan pada periode Oktober-Desember 2025 atau Kuartal IV-2025.
"Kita finalkan nanti segera, tapi apa yang sudah diumumkan kemarin itu jadi kisi-kisinya. Tapi kita nanti akan coba finalkan segera, kemarin harus ada yang dipastikan macam-macamnya," ujar Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu dalam Media Gathering, Kamis (9/10).
Febrio membeberkan, salah satu hal yang sedang dipastikan oleh pemerintah, yakni soal kecepatan bantuan bisa sampai ke masyarakat. Sehingga bansos tidak hanya tepat sasaran, tapi juga cepat diterima oleh masyarakat.
"Termasuk kalau kita kasih, itu benar-benar nyampai dengan cepat. Bukan hanya nyampai ke orang yang ditarget, tapi juga cepat. Jangan sampai kita bikin segera stimulus ternyata nyampainya nanti baru tahun depan," bebernya.
Lebih lanjut, Febrio memastikan akan mempercepat finalisasi yang sedang dilakukan. Terlebih, percepatan itupun sudah diperintahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Nanti kita finalkan dulu aja segera, kemarin udah dapat arahan dari Pak Presiden juga kita segera finalkan. Dan kita harapkan ini mungkin mulai seminggu, dua minggu lagi, itu sudah eksekusi," pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah mengumumkan akan menyalurkan bantuan pangan beras 10 kilogram (Kg) ditambah dengan 2 liter minyak goreng bermerek Minyak Kita selama dua bulan, terhitung mulai Oktober-November 2025.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bantuan sosial (bansos) dalam bentuk beras dan minyak goreng ini akan diberikan kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Bantuan pangan tadi ditambahkan selain 10 kg beras untuk 2 bulan, ditambahkan 2 liter Minyak Kita. Sehingga ini targetnya kepada 18,3 juta KPM," kata Airlangga dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Finalisasi Paket Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Jakarta, Senin (22/9).
Pada kesempatan yang sama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa seluruh anggaran untuk bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng sudah disiapkan. Meski tidak menyebut nominalnya, Purbaya menyampaikan dan memastikan anggaran untuk bansos ini sudah disiapkan dengan cukup.
"Sudah disiapkan. Beras 10 kilogram tambah 2 liter minyak. Sudah dipersiapkan, cukup (anggarannya)," tutur Purbaya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
