Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 September 2025, 23.31 WIB

Respons Proyeksi ADB, Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Pertumbuhan Lewat Stimulus

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat kesepakatan bersama dengan Wakil Presiden Komisi Eropa untuk Keamanan Ekonomi, Maroš Šefčovič, Selasa (23/9). (Istimewa) - Image

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat kesepakatan bersama dengan Wakil Presiden Komisi Eropa untuk Keamanan Ekonomi, Maroš Šefčovič, Selasa (23/9). (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dirilis oleh Asian Development Bank (ADB) dengan nada optimistis. Menurut dia, proyeksi lembaga internasional seperti ADB dan OECD justru mengalami peningkatan.

"Itu mereka juga lebih tinggi dari yang lalu, jadi upgrade sebetulnya dari di bawah 4,9 (persen), sekarang memasukkan 4,9 (persen)," ujar Airlangga di kantornya, Selasa (30/9).

Mengingat, pemerintah telah menjalankan berbagai program stimulus untuk mendorong pertumbuhan. Termasuk menggelontorkan dana sebesar Rp200 triliun ke bank Himbara. Langkah ini diharapkan dapat menggerakkan sektor riil dan meningkatkan aktivitas ekonomi.

Keran belanja kementerian dan lembaga juga telah dibuka untuk optimalisasi penggunaan anggaran. "Menteri Keuangan sudah akan melakukan evaluasi, Bapak Presiden telah menyetujui. Nanti menjelang Oktober kita lihat, tentu (anggaran) yang belum terpakai itu bisa dialihkan untuk program lain," beber politisi Golongan Karya (Golkar) itu.

Airlangga menjelaskan, pemerintah juga sudah menyiapkan paket stimulus untuk perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Termasuk diskon tiket pesawat, insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP), diskon jalan tol, diskon kapal, diskon kereta api, dan hari belanja online nasional (Harbolnas).

"Itu kita dorong juga konsumsi masyarakat," jelasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore