
Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Banten, yang diselenggarakan Yayasan Hamim Center Founder (HCF) gunakan rantang atau food tray lokal. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah memastikan food tray yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun ini. Hal ini ditegaskan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai langkah menjaga kualitas sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
Menperin mengatakan, pemerintah tidak memperketat proses pengadaan food tray di tanah air. Namun ia akan memastikan kualitas food tray yang masuk dengan diwajibkan SNI, imbas adanya temuan ompreng MBG yang terpapar minyak babi.
"Sekali lagi tolong catat untuk food tray tidak ada Persetujuan Teknis (Pertek), tidak ada larangan dan pembatasan (lartas) dari Kemenperin. Jadi siapapun bisa masuk tanpa Pertek kami. Itu harus dicatat," ujar Menperin saat ditemui di Kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).
"Untuk food tray yang akan kami lakukan adalah untuk menjaga kualitas dari food tray-nya, yang selama ini adalah SNI sukarela atau volunteering. Sekarang kita akan menyusun SNI food tray itu wajib," imbuhnya.
Lebih lanjut, Menperin mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun aturan tersebut yang ditargetkan bisa selesai pada tahun ini. Jika sudah diberlakukan, kader Partai Golkar ini menegaskan tidak akan memperbolehkan food tray non-SNI beredar di tanah air.
"Jadi akan kita wajibkan standarnya, standar 3.04, at least. Kalau dia tidak punya standar 3.04 maka tidak boleh beredar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Secepatnya. Kita lagi rumuskan,” jelasnya.
Agus Gumiwang menambahkan, penerapan SNI wajib ini sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program mulia Presiden dalam penyelenggaraan MBG. Besar harapan akan bisa segera terbit dan bermanfaat bagi seluruh anak-anak penerima MBG.
"Kita lagi rumuskan. Ini dalam rangka untuk mendukung program mulia dari Bapak Presiden, program MBG. Outputnya, outcomenya bisa sesuai harapan kita.," ujar Menperin.
"Jadi, anak-anak betul-betul sehat. Jadi kita akan segera menerbitkan SNI wajib bagi food tray. (Penerbitannya) pasti tahun ini," tegasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
