
Ilustrasi cara menyisihkan uang untuk tabungan bagi pelajar sekolah (Jcomp/Freepik)
JawaPos.com - Apakah kamu sering merasa uang jajan habis sebelum waktunya, bahkan tidak ada yang tersisa untuk ditabung? Terkadang, godaan untuk membeli jajanan atau ikut tren bersama teman-teman bisa membuat niat menabung jadi sulit terwujud. Bagi pelajar, mengelola uang jajan memang bukan hal yang mudah, apalagi jika keinginan untuk memiliki barang impian, seperti smartphone terbaru atau konsol game, terus diimpikan.
Namun, bukan berarti impian itu tidak bisa dicapai. Dengan strategi yang tepat dan sedikit disiplin, seorang pelajar bisa mulai menyisihkan uang jajan secara rutin. Tips-tips ini dirancang untuk membantu kamu mengendalikan pengeluaran, menumbuhkan kebiasaan menabung, dan pada akhirnya, mewujudkan tujuan finansial. Mari kita mulai perjalanan menabung ini dengan langkah-langkah yang mudah dan menyenangkan.
Berikut ini tujuh cara menyisihkan uang jajan untuk tabungan bagi pelajar sekolah agar bisa membeli barang impian, dikutip dari YouTube Ayo Nabung.
1. Tentukan Tujuan Menabung
Sebelum memulai, tentukan dulu apa tujuan kamu menabung. Dengan memiliki target yang jelas, kamu akan lebih termotivasi. Pastikan target tersebut realistis. Misalnya, jika ingin membeli HP baru, cari tahu dulu harganya. Tanpa tujuan yang jelas, akan sulit untuk menyisihkan uang dan konsisten menabung.
2. Sisihkan Uang Jajan secara Rutin
Setelah menetapkan target, rutinlah menyisihkan sebagian uang jajan. Jika orang tua memberi Rp 25 ribu per hari, targetkan untuk menyisihkan Rp 5 ribu setiap hari. Dengan begitu, sisa uang jajan kamu menjadi Rp 20 ribu. Kunci utamanya adalah konsisten dan disiplin.
3. Catat Pengeluaran
Mencatat pengeluaran sangat penting untuk mengontrol uang harian. Kamu bisa mencatatnya di buku khusus atau menggunakan aplikasi di ponsel. Prioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan pokok, seperti uang makan. Untuk lebih hemat, pertimbangkan untuk membawa bekal dari rumah.
4. Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Bagi yang sudah memiliki KTP seperti siswa SMK atau SMA, kamu bisa mencoba berinvestasi. Contohnya, di aplikasi Bibit, kamu bisa memulai dengan Rp 10 ribu. Sebagai pemula, disarankan untuk membeli Reksa Dana Pasar Uang karena risikonya lebih rendah.
5. Gunakan Celengan atau Rekening Terpisah
Jika belum punya KTP, celengan adalah alat yang paling sederhana namun efektif untuk menabung. Gunakan celengan untuk menyimpan uang yang disisihkan secara rutin. Cara ini membantu kamu menghindari godaan untuk menggunakan uang tersebut.
6. Batasi Kegiatan Nongkrong
Nongkrong berlebihan bisa menguras uang tabungan. Tetapkan batasan, misalnya nongkrong hanya seminggu sekali. Selain menghemat uang, ini juga membantu kamu lebih produktif dengan mengisi waktu luang dengan kegiatan lain, seperti olahraga atau menekuni hobi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
