Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 00.17 WIB

Djamari Chaniago jadi Menko Polkam, Erick Thohir Tunggu Surat dari FIFA terkait Rangkap Jabatannya

Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora dan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. (Tangkapan layar).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menggulirkan kocok ulang kabinetnya kemarin (17/9). Secara umum reshuffle mengganti kursi yang sebelumnya kosong. Badan Gizi Nasional (BGN) diperkuat dengan dua wakil kepala.

Perhatian publik dalam reshuffle Jilid II Kabinet Merah Putih tidak terlalu heboh. Pasalnya hanya mengisi jabatan yang sebelumnya kosong. Yaitu penunjukan pensiunan tentara Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. Kemudian menggeser Erick Thohir dari Menteri BUMN ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Seperti diketahui kursi Menko Polkam dan Menpora kosong sejak reshuffle Jilid I pada 8 September lalu. Sebelumnya kursi Menko Polkam diisi oleh Budi Gunawan. Sementara Menpora dipegang Dito Ariotedjo.

Pengisian lainnya yang dilakukan Prabowo banyak untuk posisi Wakil Menteri. Prabowo juga membentuk Badan Komunikasi Pemerintah yang dikepalai Angga Raka Prabowo. Sebelumnya Angga menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Badan Komunikasi Pemerintah merupakan nomenklatur baru dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) yang selama ini dipimpin oleh Hasan Nasbi. Dia mengatakan perubahan nomenklatur itu merupakan hasil evaluasi atas kebutuhan komunikasi pemerintah yang lebih luas dan terintegrasi. Tidak hanya terbatas pada lingkup Istana, seperti yang dilakukan PCO selama ini.

"Ini bukan membentuk badan baru," tegas Prasetyo. Tetapi mentransformasi perubahan dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.

Dia menekankan dengan adanya Badan Komunikasi Pemerintah itu, diharapkan komunikasi pemerintah pusat sampai daerah bisa sejalan. Sehingga mendukung percepatan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah saat ini.

Terkait dengan pegawai, Prasetyo mengatakan, SDM dari PCO akan berpindah ke Badan Komunikasi Pemerintah. Dia menegaskan, perubahan bentuk PCO ke Badan Komunikasi Pemerintah tujuannya untuk kebaikan dan peningkatan kualitas komunikasi.

"Masak kita mau mengganti tanpa ada semangat untuk perbaikan," jelasnya.

Sementara itu Erick Thohir selepas pelantikan mengatakan, posisinya sebagai menteri dan Ketua Umum PSSI. Seperti diketahui Menteri yang membidangi urusan olahraga tidak boleh merangkap sebagai ketua umum asosiasi sepakbola. Tujuannya untuk menjaga independensi dan kesetaraan untuk cabang olah raga lainnya.

Erick sepenuhnya menunggu keputusan dari FIFA. "Nanti kan itu ada prosesnya di FIFA. Ya, FIFA sebagai badan olahraga tertinggi di dunia nanti mereka yang akan menentukan," jelasnya.

Dia mengakui bahwa FIFA berupaya menjaga independensi olah raga sepak bola dengan pemerintahan. Erick juga menjawab diplomasi ketika ditanya apakah akan mundur dari Ketum PSSI. Dia menegaskan menunggu surat dari FIFA.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore