Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (batik kiri) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah memakai jas), Selasa (16/9). (Agas Putra Hartanto/Jawa Pos)
JawaPos.com - Suntikan dana sebesar Rp 200 triliun dari pemerintah ke perbankan, khususnya Bank Himbara, memberikan dampak positif. Terutama pada kondisi likuiditas dan kapasitas penyaluran kredit.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menjelaskan, secara teknis, rasio antara alat likuid dengan dana pihak ketiga (AL/DPK) itu sebelumnya beberapa di bawah 20 persen.
Dengan adanya pemasukan dana Rp 200 triliun, kini rasionya sudah berada di atas 20 persen.
"Dan memang itu threshold yang baik untuk mengukur likuiditas dalam bank," kata Mahendra usai rapat internal bersama Kementerian Keuangan di Gedung Cakti, Direktorat Jenderal Pajak, Selasa (16/9).
Selain itu, loan to deposit ratio (LDR) beberapa Bank Himbara mengalami perbaikan. Dari yang sebelumnya di atas 90 persen, kini turun ke bawah 90 persen.
Kondisi ini membuka ruang lebih besar bagi bank untuk memberikan kredit kepada debitur yang mengajukan proposal dan proyek.
"Nah, ini pada gilirannya akan diserahkan kepada bank untuk menilai mana yang baik untuk bisa dilakukan. Kami tadi mohon arahan kepada Menteri Keuangan mengenai sektor-sektor prioritas mana saja yang menjadi target penyaluran kredit," terang mantan wakil menteri luar negeri itu.
Terkait antisipasi kredit macet, masing-masing bank memiliki kemampuan untuk melakukan analisis risikonya.
OJK menekankan agar penyaluran kredit tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent).
Hingga Juli 2025, rasio kredit macet alias non-performing loan (NPL) gross sebesar 2,28 persen dan net 0,86 persen.
Agak sedikit mening dibanding NPL gross maupun net per Juni di level 2,22 persen dan 0,84 persen. Sedangkan, Loan at Risk (LaR) turun tipis menjadi 9,68 persen dari 9,73 persen di bulan sebelumnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
