
Kondisi Gedung negara Grahadi sisi barat usai dibakar massa perusuh. OJK memastikan bahwa Grahadi dan gedung lain yang rusak usai demo sedang dalam proses klaim asuransi. (Novia herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan sejumlah gedung rusak imbas demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus dan awal September 2025 sedang dalam proses klaim asuransi.
Mulai dari Gedung Grahadi, Surabaya hingga Pagar Depan Gedung MPR-DPR, Jakarta. Bangunan-bangunan itu emmang diasuransikan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menyebut, gedung rusak yang sedang dalam proses penggantian ini akan diklaim oleh Konsorsium Asuransi Barang Milik Negara (KABMN) dan asuransi swasta.
"Dari hasil koordinasi dan identifikasi fasilitas umum dan gedung yang mengalami kerusakan, itu terdapat beberapa yang sudah dalam proses penggantian," kata Ogi dalam konferensi pers, Kamis (4/9).
Lebih rinci ia menyebut, sejumlah gedung yang sudah dalam proses klaim asuransi itu antara lain gedung terkait dengan Polsek Ciracas, Kejaksaan Tinggi Jambi, dan Kejaksaan Tinggi Mamuju.
Lalu, pagar depan gedung MPR/DPR dan gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kanwil Jakarta. Seluruh gedung tersebut, kata Ogi, dijamin oleh Konsorsium Asuransi Barang Milik Negara atau KABMN.
Sementara sejumlah gedung yang sedang dalam proses klaim asuransi swasta, terdiri dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan.
"Gedung Grahadi Surabaya juga oleh swasta, tiga unit pos polisi di Slipi, Salemba, Gunung Sahari, dan juga hotel di Bandung," tuturnya.
Lebih lanjut, Ogi membeberkan pentingnya sebuah aset untuk didaftarkan asuransi tambahan risiko huru-hara atau yang dikenal dengan RSMDCC atau Riot, Strike Malicious Damage dan Civil Commotion.
Pasalnya, perluasan jaminan ini memberikan kepastian pelindungan bagi pemilik aset, baik aset publik maupun aset pribadi dari kerugian yang timbul akibat kerusuhan atau demonstrasi.
Ke depan, OJK juga mendorong peningkatan perlindungan atas barang milik negara, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah melalui konsorsium asuransi barang milik negara.
Terlebih hingga saat ini belum semua barang milik negara itu ditutup asuransinya melalui konsorsium tersebut.
"Ke depan kami berharap bahwa prospek lini bisnis dari RSDMCC dipikirkan akan meningkat sering dengan bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap risiko terjadinya huru-hara atau demonstrasi," pungkasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
