
Koperasi Desa Merah Putih resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto di desa Bentangan, kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto tampak menunjukkan keberpihakannya terhadap masyarakat desa dan ekonomi lokal di awal masa pemerintahannya. Hal ini terlihat dari komitmennya untuk membentuk banyak Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih di tanah air.
Tak sekadar membentuk, melalui Kopdes Merah Putih, Prabowo bercita-cita untuk menghidupkan kembali koperasi hingga akhirnya desa akan menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.
"Kita hidupkan perekonomian rakyat. Kopdes dan kopkel merah putih kita bangun, koperasi kita bangkitkan kembali, UMKM kita berdayakan serta ekonomi lokal kita tumbuhkan, desa dan kelurahan akan menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan," kata Prabowo saat menyampaikan RAPBN 2026 dan Nota Keuangannya di Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).
Untuk diketahui, Kopdes Merah Putih sudah diresmikan Prabowo pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah. Dimana saat itu terbentuk sebanyak 80.000 kopdes di Tanah Air.
Prabowo sempat kaget dengan realisasi pembentukan kopdes dan kopkel tersebut. Pasalnya, Kopdes Merah Putih sudah berdiri dan bisa diresmikan hanya 9 bulan setelah dirinya dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.
Mulanya, ia berharap puluhan ribu Kopdes Merah Putih ini bisa terbentuk dan diresmikan pada Oktober atau November 2025 mendatang. Namun, ternyata pembentukan dan peresmiannya bisa jauh lebih cepat dari perkiraan.
"Tapi saya jujur, dalam hati saya, ya sudahlah, kira-kira, Oktober-November nanti terbentuk, ya kan. Tau-tau (para menteri) laporan. Pak, kita Juli siap diresmikan. Hah? Berapa? 80 ribu semuanya. Yang benar? Terima kasih, saudara-saudara sekalian. Katanya semua kerja sebagai satu tim. Bergerak semua," jelas Prabowo dalam sambutannya saat peresmian Kopdes Merah Putih.
Untuk diketahui, pembentukan Kopdes Merah Putih bisa dipercepat lantaran kolaborasi antar kementerian. Terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan (sebagai Ketua Satgas Nasional).
Lalu Kementerian Koperasi (sebagai Wakil Ketua Satgas), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian.
Kemudian, Kementerian BUMN, Komdigi, Badan Pangan Nasional, Badan Gizi Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
Warga melakukan aktivitas di apotik Koperasi Merah Putih di kelurahan Mampang, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (21/07/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Kopdes Genjot Ekonomi Lokal
Prabowo menegaskan bahwa koperasi adalah lambang kekuatan kolektif rakyat. Ia mengibaratkannya sebagai lidi: satu lidi lemah, tapi ratusan lidi bersama bisa menyapu bersih tantangan.
“Koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya bangsa yang lemah. Tapi kalau bersatu, mereka jadi kekuatan. Dari ekonomi lemah menjadi ekonomi yang kuat. Itulah konsep koperasi,” tegas Prabowo.
Ia mengungkapkan, mereka yang kaya cenderung membuat PT atau holding, bukan koperasi. Oleh karena itu, negara perlu hadir untuk memperkuat kelembagaan ekonomi rakyat kecil yang selama ini terpinggirkan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
