Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 17.51 WIB

Ahmad Muzani Puji Program Prioritas Prabowo: Kopdes Merah Putih, MBG, hingga Sekolah Rakyat

m

Sejumlah siswa mengikuti masa Pengenalan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Pusdiklatbangprof Kemensos, Jl. Margaguna Raya, Radio Dalam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2025). (Dery Ridwansah/

JawaPos.com - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyampaikan pujiannya terhadap sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih hingga Sekolah Rakyat (SR).

Menurutnya, program-program prioritas Prabowo tersebut saat ini, kehadirannya sudah mulai dirasakan masyarakat. Bahkan, sudah menjadi bagian strategi penguatan ekonomi dan pemerataan akses pendidikan.

"Demikian juga dengan Koperasi Merah Putih. Koperasi Merah Putih adalah alat perjuangan ekonomi rakyat untuk menjadi kuat secara ekonomi," kata Puan dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI 202 di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8).

Selain itu, Muzani juga memuji bahwa Kopdes Merah Putih diharapkan membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak kepada rakyat kecil. Di sisi lain, kehadiran Sekolah Rakyat (SR), kata Muzani, menjadi jawaban strategis untuk mengatasi pemerataan pendidikan.

Di mana, ada sekolah yang hadir khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini sulit mengakses pendidikan yang berkualitas. "Sekolah Rakyat menjadi jalan keluar yang membuka kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.

Ahmad Muzani menambahkan, program MBG bukan hanya memberi makan, tapi investasi besar bagi masa depan bangsa. "Gizi buruk, stunting adalah masalah kita. Melalui MBG, pemerintah memastikan anak Indonesia mendapatkan akses makanan bergizi, agar tumbuh sehat, kuat, cerdas. Program ini juga menjadi penggerak ekonomi local dan instrumen pemerataan ekonomi," kata Ahmad Muzani.

Untuk diketahui, pemerintah telah meresmikan sebanyak 80.000 Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7). Presiden Prabowo berharap puluhan ribu Kopdes Merah Putih ini bisa terbentuk dan diresmikan pada Oktober atau November 2025 mendatang. Namun, ternyata pembentukan dan peresmiannya bisa jauh lebih cepat dari perkiraan.

"Tapi saya jujur, dalam hati saya, ya sudahlah, kira-kira, Oktober-November nanti terbentuk, ya kan. Tau-tau (para menteri) laporan. Pak, kita Juli siap diresmikan. Hah? Berapa? 80 ribu semuanya. Yang benar? Terima kasih, saudara-saudara sekalian. Katanya semua kerja sebagai satu tim. Bergerak semua," jelas Prabowo.

Di sisi lain, sebanyak 59 Sekolah Rakyat tambahan dijadwalkan akan beroperasi pada September mendatang, menyusul 63 Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi di pertengahan Juli dan 37 Sekolah Rakyat yang akan segera beroperasi pada akhir Juli 2025.

Beroperasinya 159 titik Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026 ini, akan mampu menampung 620 rombongan belajar dengan total 15.370 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Proses pembelajaran di sekolah-sekolah ini akan didukung oleh 2.407 guru dan 4.442 tenaga kependidikan nonguru.

Adapun 159 titik Sekolah Rakyat yang ditargetkan berjalan pada tahun 2025 tersebar dari Sumatra hingga Papua, dengan rincian 34 titik di Sumatera, 65 di Jawa, 7 di Bali dan Nusa Tenggara, 13 di Kalimantan, 28 di Sulawesi, 7 di Maluku, dan 5 di Papua.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore