m
Sejumlah siswa mengikuti masa Pengenalan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Pusdiklatbangprof Kemensos, Jl. Margaguna Raya, Radio Dalam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2025). (Dery Ridwansah/
JawaPos.com - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyampaikan pujiannya terhadap sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih hingga Sekolah Rakyat (SR).
Menurutnya, program-program prioritas Prabowo tersebut saat ini, kehadirannya sudah mulai dirasakan masyarakat. Bahkan, sudah menjadi bagian strategi penguatan ekonomi dan pemerataan akses pendidikan.
"Demikian juga dengan Koperasi Merah Putih. Koperasi Merah Putih adalah alat perjuangan ekonomi rakyat untuk menjadi kuat secara ekonomi," kata Puan dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI 202 di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8).
Selain itu, Muzani juga memuji bahwa Kopdes Merah Putih diharapkan membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak kepada rakyat kecil. Di sisi lain, kehadiran Sekolah Rakyat (SR), kata Muzani, menjadi jawaban strategis untuk mengatasi pemerataan pendidikan.
Di mana, ada sekolah yang hadir khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini sulit mengakses pendidikan yang berkualitas. "Sekolah Rakyat menjadi jalan keluar yang membuka kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.
Ahmad Muzani menambahkan, program MBG bukan hanya memberi makan, tapi investasi besar bagi masa depan bangsa. "Gizi buruk, stunting adalah masalah kita. Melalui MBG, pemerintah memastikan anak Indonesia mendapatkan akses makanan bergizi, agar tumbuh sehat, kuat, cerdas. Program ini juga menjadi penggerak ekonomi local dan instrumen pemerataan ekonomi," kata Ahmad Muzani.
Untuk diketahui, pemerintah telah meresmikan sebanyak 80.000 Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7). Presiden Prabowo berharap puluhan ribu Kopdes Merah Putih ini bisa terbentuk dan diresmikan pada Oktober atau November 2025 mendatang. Namun, ternyata pembentukan dan peresmiannya bisa jauh lebih cepat dari perkiraan.
"Tapi saya jujur, dalam hati saya, ya sudahlah, kira-kira, Oktober-November nanti terbentuk, ya kan. Tau-tau (para menteri) laporan. Pak, kita Juli siap diresmikan. Hah? Berapa? 80 ribu semuanya. Yang benar? Terima kasih, saudara-saudara sekalian. Katanya semua kerja sebagai satu tim. Bergerak semua," jelas Prabowo.
Di sisi lain, sebanyak 59 Sekolah Rakyat tambahan dijadwalkan akan beroperasi pada September mendatang, menyusul 63 Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi di pertengahan Juli dan 37 Sekolah Rakyat yang akan segera beroperasi pada akhir Juli 2025.
Beroperasinya 159 titik Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026 ini, akan mampu menampung 620 rombongan belajar dengan total 15.370 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Proses pembelajaran di sekolah-sekolah ini akan didukung oleh 2.407 guru dan 4.442 tenaga kependidikan nonguru.
Adapun 159 titik Sekolah Rakyat yang ditargetkan berjalan pada tahun 2025 tersebar dari Sumatra hingga Papua, dengan rincian 34 titik di Sumatera, 65 di Jawa, 7 di Bali dan Nusa Tenggara, 13 di Kalimantan, 28 di Sulawesi, 7 di Maluku, dan 5 di Papua.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
