
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri. (Istimewa)
JawaPos.com - Joao Angelo De Sousa Mota secara resmi telah menyampaikan pengunduran diri sebagai Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, pada Selasa (12/8).
Joao mengundurkan diri, setelah 6 bulan resmi menjabat sebagai Dirut Agrinas Pangan yang berada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
"Saya direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 11 Agustus 2025, kami mengajukan pengunduran diri yang diajukan kepada Danantara," kata Joao Mota dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/8).
Lebih lanjut, Joao Mota mengungkapkan pengunduran dirinya dilakukan lantaran belum bisa memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi negara. Bahkan, lebih jauh berkontribusi terhadap kesejahteraan para petani.
"Kami sudah menduduki jabatan ini persis hari ini, kami menjabat selama 6 bulan. Kami sampai hari ini belum dapat memberikan kontribusi yang nyata dan langsung kepada ekonomi negara, maupun kontribusi kami terhadap kesejahteraan petani," ungkap Joao Mota.
Joa Mota merupakan seorang profesional dengan pengalaman yang luas di bidang konstruksi, pertanian, peternakan, serta industri kreatif.
Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian BUMN No. 32/MBU/02/2025 tanggal 10 Februari 2025 Joao Mota diangkat sebagai Direktur Utama PT Yodya Karya (Persero).
Dengan pengalaman lintas sektor yang luas, kepemimpinan Joao Mota di PT Yodya Karya (Persero) diharapkan membawa perusahaan ke arah inovasi di bidang pertanian serta konsultan engineering dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Untuk diketahui, Agrinas Pangan Nusantara merupakan perusahaan pelat merah yang sebelumnya bernama PT Yodya Karya (Persero).
Namun, melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor S-63/MBU/02/2025, pemerintah pada Februari 2025 telah resmi membentuk tiga entitas baru BUMN.
Meliputi, Agrinas Pangan Nusantara (eks Yodya Karya) yang bergerak di bidang pengelolaan sawah. Lalu, Agrinas Jaladri Nusantara (eks Virama Karya) yang mengurus di bidang perikanan, dan Agrinas Palma Nusantara (eks Indra Karya) yang fokus mengurus lahan sawit.
Selama menjabat sebagai Dirut Agrinas Pangan Nusantara, ia tercatat pernah ikut serta dalam acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Juli lalu.
Melalui proyek tersebut, KSPP Baturaja memanfaatkan 12.000 hektare lahan negara untuk mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kedaulatan pangan nasional.
Di sisi lain, mengutip laman resmi perpustakaan nasional Australia, catalogue.nla.gov.au, Joao Mota merupakan mantan aktivis pro-intergasi Bumi Lorosae alias Timor Timur.
Bersama dengan Ocatvio Soares, Joao Mota pernah berkampanye memperjuangkan integrasi Timor Timur-Indonesia di Oslo, Norwegia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
