
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani. (istimewa)
JawaPos.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara akhirnya buka suara terkait mundurnya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.
Merespons hal itu, Chief Executive Officer (CEO) atau Bos Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan pihaknya menghormati keputusan dari Joao Mota.
Menurutnya, pengunduran diri yang dilakukan Dirut Agrinas Pangan Nusantara sebagai bentuk profesionalisme dan telah sesuai dengan ketentuan.
"Keputusan ini kami hargai sebagai langkah profesional, dan akan diproses sesuai ketentuan serta tata kelola perusahaan yang berlaku," kata Rosan dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Selasa (12/8).
Lebih lanjut, Rosan memastikan bahwa seluruh operasional PT Agrinas Pangan Nusantara tetap berjalan normal. Bahkan, layanan kepada mitra dan pemangku kepentingan akan dilaksanakan seperti biasa.
"Proses transisi kepermimpinan akan dilakukan secara tertib, terukur, dan terencana untuk memastikan kelancaran program strategis serta kesinambungan arah dan tujuan perusahaan," jelasnya.
Tak hanya itu, Rosan juga mengungkapkan bahwa Danantara saat ini selalu berkomitmen untuk menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara ketat di seluruh aspek operasional.
Bahkan, setiap aksi korporasi, termasuk di PT Agrinas Pangan Nusantara, dilaksanakan setelah melalui kajian kelayakan yang komprehensif dan sesuai prosedur yang berlaku.
"Sebagai pengelola investasi strategis, Danantara Indonesia berkomitmen pada transparansi, akuntabilitas, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh entitas usaha," pungkasnya.
Sebelumnya, Joao Mota menyampaikan pengunduran diri, pada Senin (11/8) setelah menjabat sebagai Dirut Agrinas Pangan Nusantara selama 6 bulan, sejak Februari 2025. Dalam konferensi pers yang dilakukannya, alasan dirinya mengundurkan diri karena belum bisa memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian negara hingga petani.
"Kami sudah menduduki jabatan ini persis hari ini, kami menjabat selama 6 bulan. Kami sampai hari ini belum dapat memberikan kontribusi yang nyata dan langsung kepada ekonomi negara, maupun kontribusi kami terhadap kesejahteraan petani," ungkap Joao Mota.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
