
Kick off Laut Sehat Bebas Sampah (Laut Sebasah) dan Groundbreaking Kawasan Mangrove Nasional di kawasan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (6/8). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi melakukan kick off Laut Sehat Bebas Sampah (Laut Sebasah) dan Groundbreaking Kawasan Mangrove Nasional di kawasan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (6/8).
Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan menyampaikan peluncuran program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mengatasi sampah yang menjadi permasalahan utama di Indonesia. Selain itu juga komitmen utama KKP untuk menyelamatkan ekosistem baik itu di pesisir hingga pulau-pulau terpencil.
Pihaknya memastikan, agenda ini tidak hanya menjadi seremonial belaka. Namun juga akan ditindak lanjuti dengan kegiatan-kegiatan yang berlanjut di daerah-daerah lain.
"Kick-off Laut Sebasah dan Kawasan Mangrove Nasional ini merupakan salah satu bagian dari penyelamatan ekosistem. Tentunya kalau ditarik nanti ada pesisir, pulau-pulau terpencil dan sungai serta muara dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kegiatan laut," kata Didit Herdiawan dalam acara peluncuran di GOR Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/8).
"Oleh karena itu peran Kementerian Kelautan terus diupayakan untuk ditingkatkan sehingga kita semua bersama-sama mampu untuk melaksanakan kegiatan laut sehat bebas sampah," tambahnya.
Lebih lanjut, Wamen Didit juga mengungkapkan bahwa Program Laut Sebasah merupakan langkah konkret yang dilakukan KKP mulai dari hulu ke hilir. Bahkan, pihaknya memastikan KKP tidak bekerja sendiri untuk mewujudkan Laut Sebasah.
"Kita harus bersama-sama kolaborasi Kementerian Lembaga sampai dengan tingkat daerah dan tingkat perorangan untuk saling membantu mendukung program Laut Sebasah. Oleh karena itu penyelesaian isu sampah terutama di laut ini wajib kita teruskan dan kita lestarikan," lanjut Wamen Didit.
Tak hanya meluncurkan Program Laut Sebasah, KKP juga turut melakukan groundbreaking Kawasan Mangrove Nasional yang diharapkan bisa menjadi bentuk pelestarian lingkungan dan berguna bagi penyerapan karbon.
Ia juga mengatakan, peluncuran Kawasan Mangrove Nasional menjadi penting bagi habitat laut yang di dalamnya ada ekologi laut, mulai dari dasar sampai dengan permukaan.
"Kementerian Kelautan Perikanan berupaya melestarikan kegiatan ekosistem agar terjaga menjadi bagian yang utama. Tentunya kegiatan ini bersama-sama nanti juga akan bisa memberikan dampak kepada masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil untuk bisa menikmati hasil dan tidak hanya saja dilakukan oleh Kementerian tapi masyarakat juga turut terlibat," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
