
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memimpin rapat soal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta (29/7). (Hilmi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sejumlah kasus negatif dalam operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak membuat pemerintah mundur. Bahkan, pemerintah menggenjot operasional KDMP baru. Targetnya, pada Agustus nanti ada 10 ribu unit KDMP yang beroperasi di seluruh Indonesia.
Informasi itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan usai memimpin rapat di kantornya (29/7). Dia mengatakan, pemerintah terus menggenjot pembukaan KDMP baru di pelosok Indonesia.
"Agustus ini kira-kira akan kita kelarkan sekitar 10 ribu (unit KDMP)," kata pria yang akrab disapa Zulhas itu.
Dia menegaskan, tujuan pendirian KDMP adalah pemberdayaan masyarakat berbasis perdesaan. Meskipun, kata Zulhas, ada yang bilang ketuanya harus untung duluan.
Dia menegaskan, anggapan itu tidak benar. Keberadaan koperasi adalah untuk sejahtera bersama-sama.
Ketua Umum PAN itu mengatakan, saat ini KDMP yang beroperasi adalah 300 unit yang tersebar di sejumlah titik. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan bertambah jadi 514 unit.
Zulhas mengatakan, untuk mengawal keberadaan koperasi itu, akan dibentuk satuan tugas (satgas). Satgas ini tidak hanya di pusat atau Jakarta, tetapi juga ada di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Zulhas kemudian menyampaikan kementerian terkait bersama Danantara akan membahas mengenai petunjuk teknis (juknis) model bisnis KDMP. Termasuk urusan pembiayaan modal bagi KDMP.
Dia menegaskan, tidak ada kucuran APBN atau semacam bansos untuk modal KDMP yang disalurkan secara langsung. Skemanya nanti, modal untuk bisnis KDMP diwujudkan dalam bentuk pinjaman ke bank plat merah.
Layaknya pinjaman modal pada umumnya, ada kewajiban pengembalian. Saat ini sudah diatur setinggi-tingginya plafon pinjaman modal untuk KDMP adalah Rp 3 miliar.
Zulhas mengatakan, nantinya pemerintah menitipkan uang kepada bank plat merah atau Himbara. Uang itu dikhususkan untuk permodalan KDMP.
Di sisi lain, pengurus KDMP diberikan pendampingan membuat proposal bisnis atau sejenisnya. Dokumen ini diperlukan untuk mengajukan pinjaman modal ke bank milik negara.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
