
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan bahwa tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen tidak berlaku pada 1 Agustus 2025. Adapun alasannya karena pemberlakuan tarif resiprokal masih menunggu pernyataan resmi atau joint statement antara dua negara.
"Indonesia adalah negara yang sudah melakukan deal dengan Amerika Serikat. Jadi artinya beberapa negara yang sudah, itu sudah tidak berlaku lagi 1 Agustus," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/7).
Lebih lanjut, Airlangga mengatakan tidak hanya Indonesia yang batal menerapkan tarif resiprokal pada Jumat, 1 Agustus mendatang. Namun, ada juga negara lain, seperti Inggris, Vietnam dan Tiongkok.
"Jadi terhadap negara seperti Inggris, Vietnam, China, dan Indonesia tidak ada lagi 1 Agustus. Nah ini akan ditentukan kemudian menunggu pengumuman lanjutan," lanjutnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini memang AS belum menandatangani perjanjian dengan Indonesia. Tetapi, kata dia, dengan kemarin sudah disepakatinya tarif, maka akan ditindaklanjuti dengan joint statement yang waktunya akan diumumkan secara bersamaan.
Sembari menunggu kabar tersebut, Airlangga memastikan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat masih berlaku sebesar 10 persen. Bahkan, ia pun tak bisa memastikan kapan joint statement itu akan dilakukan, menurutnya bisa lebih cepat atau lebih lama.
"Bisa lebih cepat, bisa lebih lama, tetapi yang tetap berlaku adalah tarif yang 10 persen," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan telah menyelesaikan kesepakatan penting terkait tarif dagang dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Dalam kesepakatan itu, Trump setuju untuk memberikan tarif impor AS dari Indonesia, atau ekspor Indonesia ke AS sebesar 19 persen dari sebelumnya 32 persen.
Sedangkan untuk ekspor AS ke Indonesia atau impor Indonesia dari AS disepakati sebesar 0 persen atau bebas tarif. Menurut Trump, kesepakatan yang telah diperoleh antara AS dan Indonesia ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah.
"Pagi ini menyelesaikan kesepakatan penting dengan Republik Indonesia setelah berbicara dengan Presiden mereka yang sangat dihormati Prabowo Subianto. Kesepakatan penting ini membuka seluruh pasar Indonesia ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam Sejarah," kata Trump seperti dikutip dalam akun media sosial resmi White House, Rabu (16/7).
"Untuk pertama kalinya para peternak, petani, dan nelayan di Amerika Serikat akan memiliki akses lengkap dan total ke pasar Indonesia yang berpenduduk lebih dari 280 juta orang," tambahnya.
Sumber foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
