Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Juli 2025 | 02.26 WIB

Tarif Ekspor Indonesia ke AS Belum Mulai Berlaku 1 Agustus 2025, Begini Penjelasan Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. - Image

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan bahwa tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen tidak berlaku pada 1 Agustus 2025. Adapun alasannya karena pemberlakuan tarif resiprokal masih menunggu pernyataan resmi atau joint statement antara dua negara. 

"Indonesia adalah negara yang sudah melakukan deal dengan Amerika Serikat. Jadi artinya beberapa negara yang sudah, itu sudah tidak berlaku lagi 1 Agustus," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/7). 

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan tidak hanya Indonesia yang batal menerapkan tarif resiprokal pada Jumat, 1 Agustus mendatang. Namun, ada juga negara lain, seperti Inggris, Vietnam dan Tiongkok. 

"Jadi terhadap negara seperti Inggris, Vietnam, China, dan Indonesia tidak ada lagi 1 Agustus. Nah ini akan ditentukan kemudian menunggu pengumuman lanjutan," lanjutnya. 

Dia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini memang AS belum menandatangani perjanjian dengan Indonesia. Tetapi, kata dia, dengan kemarin sudah disepakatinya tarif, maka akan ditindaklanjuti dengan joint statement yang waktunya akan diumumkan secara bersamaan. 

Sembari menunggu kabar tersebut, Airlangga memastikan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat masih berlaku sebesar 10 persen. Bahkan, ia pun tak bisa memastikan kapan joint statement itu akan dilakukan, menurutnya bisa lebih cepat atau lebih lama. 

"Bisa lebih cepat, bisa lebih lama, tetapi yang tetap berlaku adalah tarif yang 10 persen," pungkasnya. 

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan telah menyelesaikan kesepakatan penting terkait tarif dagang dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Dalam kesepakatan itu, Trump setuju untuk memberikan tarif impor AS dari Indonesia, atau ekspor Indonesia ke AS sebesar 19 persen dari sebelumnya 32 persen. 

Sedangkan untuk ekspor AS ke Indonesia atau impor Indonesia dari AS disepakati sebesar 0 persen atau bebas tarif. Menurut Trump, kesepakatan yang telah diperoleh antara AS dan Indonesia ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah. 

"Pagi ini menyelesaikan kesepakatan penting dengan Republik Indonesia setelah berbicara dengan Presiden mereka yang sangat dihormati Prabowo Subianto. Kesepakatan penting ini membuka seluruh pasar Indonesia ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam Sejarah," kata Trump seperti dikutip dalam akun media sosial resmi White House, Rabu (16/7). 

"Untuk pertama kalinya para peternak, petani, dan nelayan di Amerika Serikat akan memiliki akses lengkap dan total ke pasar Indonesia yang berpenduduk lebih dari 280 juta orang," tambahnya.

Sumber foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore