
SKK Migas mengungkapkan target 6 proyek minyak dan 9 proyek gas onstream hingga 2030. (Istimewa)
JawaPos.com–Langkah agresif menuju energi bersih dan swasembada energi nasional terus digencarkan. Dalam Jakarta Drilling Society (JDS) 2025, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan target 6 proyek minyak dan 9 proyek gas onstream hingga 2030.
Komitmen ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Indonesia menghadapi era transisi energi global. Kepala Divisi Oil and Gas Prospectivity and Upstream Data SKK Migas Asnidar menegaskan, langkah ini sejalan penuh dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Selaras dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tentang urgensi percepatan konversi energi menuju sumber energi yang lebih bersih, terjangkau, dan berkelanjutan," ujar Asnidar.
Asnidar mengungkapkan bahwa proyek-proyek ini bukan hanya soal investasi energi, tapi menyangkut masa depan bangsa. Selain menjamin ketersediaan energi dan menjaga pertumbuhan ekonomi, SKK Migas juga menargetkan transisi energi yang adil dan rendah emisi.
"Peran aktif industri menjadi sangat krusial, tidak hanya dalam aspek inovasi teknologi dan investasi, tetapi juga dalam membentuk ekosistem energi yang tangguh dan berorientasi pada masa depan,” tambah Asnidar.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik dari pemerintah, industri, akademisi, hingga masyarakat, untuk mendorong transformasi energi yang inklusif dan progresif.
Acara JDS yang bertema Discovery and Integrity Through Society ini menjadi titik temu para tokoh strategis dari berbagai sektor. Hadir sebagai narasumber lintas sektor antara lain Dewi Mersitarini dari Pertamina yang memaparkan transformasi menuju energi bersih dan efisien.
Lalu, Dadang Suryana dari Bank SMBC yang menyoroti pentingnya dukungan pembiayaan untuk infrastruktur energi. Riza Pasikki, COO Sarulla Operations Ltd., yang membagikan pengalaman teknis di proyek panas bumi. Kemudian, Hikmat Nugraha, Chair SPE GTTS Membership Asia Tenggara, yang menekankan kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem energi masa depan.
Tak ketinggalan, jajaran pengurus pusat Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) juga turut meramaikan forum ini, memperkuat komitmen bersama untuk Indonesia yang mandiri energi dan ramah lingkungan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
