
Ilustrasi proyek pembangunan Pembangkit EBT.
JawaPos.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyambut positif langkah ekspansi yang dilakukan PT Schneider Electric Indonesia dengan meresmikan pabrik ketiganya di Cikarang. Perluasan ini dinilai sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat daya saing industri manufaktur dan mendorong transisi menuju energi bersih.
Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta menyampaikan, pembangunan pabrik tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam manufaktur berteknologi tinggi.
“Perluasan pabrik ini bukan sekadar pembukaan lini produksi baru, tetapi simbol kebangkitan industri nasional yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Setia Diarta, Jumat (27/6).
Dalam rangka mendukung target ambisius pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 dan mewujudkan Net Zero Emission pada 2060, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi industri, akselerasi ekonomi digital, serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Setia berharap perusahaan seperti Schneider Electric berperan aktif dalam pengembangan komponen energi bersih, seperti panel surya dan turbin angin.
President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste Martin Setiawan menyebut pabrik di Cikarang sebagai bagian dari jaringan smart factory global yang mengusung teknologi berkelanjutan.
”Ekspansi ini mencerminkan dedikasi jangka panjang kami terhadap industrialisasi hijau di Indonesia, memadukan teknologi digital dan energi bersih,” urai Martin Setiawan.
Pabrik ini dilengkapi sistem EcoStruxure™, panel surya atap, automasi berbasis AI, dan sistem uji digital untuk efisiensi maksimal.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone menegaskan, proyek itu memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis. Dia menyebut banyak perusahaan asal negaranya berinvestasi dalam pengembangan industri dan teknologi di Tanah Air, dengan Schneider Electric sebagai salah satu pelopornya.
Bicara soal update di sektor energi terbarukan, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menegaskan kesiapan mendukung program ekspor listrik rendah karbon ke Singapura, setelah mengantongi persetujuan dari pemerintah Indonesia. Proyek itu disebut akan memanfaatkan Pulau Bulan di Provinsi Kepulauan Riau sebagai lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 600 megawatt (MW).
Direktur Utama Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro menjelaskan bahwa Pulau Bulan dipilih karena tidak berpenghuni, sehingga dinilai strategis dan minim risiko sosial.
”Pulau Bulan memang sudah lama kami siapkan. Lokasinya berada di selatan Pulau Batam dan tidak ada penduduk yang menetap di sana,” ujar Fabien Penone.
Proyek itu akan menjadi yang pertama di Indonesia dalam hal ekspor energi bersih ke luar negeri. Hilmi menyatakan bahwa selain memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara, proyek ini juga menjadi langkah konkret menuju integrasi jaringan listrik kawasan.
“Dengan akan dibangunnya kabel laut dari Pulau Bulan ke Singapura, berarti sistem kelistrikan Asia atau Asian Grid mulai terhubung dengan Indonesia,” urai Fabien Penone.
Sementara itu, Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria menekankan bahwa proyek ini tidak hanya menantang secara teknis, tetapi juga memerlukan pertimbangan politis yang mendalam.
“Eksekusinya memang cukup kompleks karena ini merupakan ekspor listrik pertama dari Indonesia, dan banyak hal yang harus diperhitungkan pemerintah,” tegas Fabien Penone.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
