
Pekerja mengambil biji kopi yang di jual salah satu gerai kopi di Tangerang Selatan, Banten.
JAKARTA-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) naik kelas. Termasuk menembus pasar global ke Eropa dan Amerika Serikat (AS).
Salah satunya, Java Frinsa Estatem, produsen kopi asal Pangalengan, Jawa Barat. UMKM itu berhasil mengekspor produknya ke Eropa, AS, Jepang, hingga Australia. Dengan nilai ekspor mencapai USD 1 juta. BNI memberikan pinjaman investasi Rp 200 juta, modal kerja senilai Rp 1,9 miliar, serta fasilitas kredit ekspor hingga Rp 6 miliar.
"Melalui program BNI Xpora, fokus utamanya adalah advisory dan penyelenggaraan business event yang membuka peluang peningkatan daya saing dan dampak bisnis UKM secara langsung," kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo.
Java Frinsa Estatem memperkenalkan sistem pertanian kopi yang ramah lingkungan, pemasaran digital, serta diskon produk untuk menarik pasar yang lebih luas. Varietas kopi yang dikembangkan beragam, seperti Sigararutang, Gayo, Kopyol, Musda, Kaptora, hingga hibrida modern.
Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp 4,6 triliun kepada lebih dari 20 ribu UMKM hingga pertengahan tahun ini. Sudah 27 persen dari total alokasi yang ditetapkan pemerintah sebanyak Rp 17 triliun, menjangkau pelaku usaha, khususnya segmen mikro dan kecil.
"Kami berupaya memperluas jangkauan pembiayaan secara inklusif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," terang Okki Rushartomo.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah menjangkau segmen new to bank, yaitu pelaku UMKM yang belum pernah mengakses layanan perbankan sebelumnya. Jaringan Agen Laku Pandai menjadi andalan perpanjangan tangan di daerah-daerah yang belum terjangkau layanan perbankan.
Penyaluran KUR BNI difokuskan pada sektor-sektor produktif, yaitu perdagangan, jasa, pertanian, industri, dan perikanan, yang dinilai memberikan dampak riil terhadap perekonomian lokal.
Strategi berbasis rantai pasok (value chain) mendorong efektivitas pembiayaan. Tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.
"Memahami kebutuhan UMKM dan menawarkan solusi pembiayaan yang tepat sasaran," ungkap Okki.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
