Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 15.24 WIB

Indofood Pastikan Produk Indomie di Indonesia Aman dan Telah Sesuai Aturan BPOM RI

Ilustrasi: Indomie. (Istimewa)

JawaPos.com - PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) memastikan produk-produk mi instan Indomie di Indonesia aman. Berbagai varian Indomie telah mencantumkan bahan alergen sesuai dengan aturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia atau BPOM RI.
 
Hal ini disampaikan usai empat produk Indomie ditarik oleh Food Standars Australia New Zealand (FSANZ), beberapa waktu lalu.
 
Corporate Secretary Indofood CBP Sukses Makmur, Gideon A Putro menyebutkan ada empat varian yang ditarik di Australia. Terdiri dari Indomie Mi Goreng Rasa Rendang (Kedaluwarsa 03.05.25 dan 23.12.24), Indomie Rasa Ayam Bawang (kedaluwarsa 28.04.25 dan 01.04.25).
 
Kemudian, Indomie Rasa Soto Mie (kedaluwarsa 28.04.25 dan 10.04.25), dan Indomie Mi Goreng Aceh (kedaluwarsa 25.12.24 dan 03.04.25).
 
 
"Berdasarkan hasil penelaahan Perseroan, produk-produk di atas hanya ditujukan untuk pasar Indonesia yang sudah mendapat Nomor Izin Edar (NIE) dari BPOM RI," kata Gideon saat dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (19/12).
 
"Juga telah mencantumkan bahan alergen dalam kandungan bahan dengan tulisan yang dicetak tebal sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan BPOM RI No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan," sambungnya.
 
Tak hanya itu, bahkan dipastikan semua produk mi instan yang diproduksi Perseroan di Indonesia telah mendapatkan Sertifikasi Standar Nasional Indinesia (SNI) serta diproduksi di fasilitas produksi yang tersertifikasi Standar Internasional ISO 22000 atau FSSC 22000 untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan.
 
 
Sementara empat produk Indomie ditarik di Australia, lanjut Gideon merupakan mi instan yang memang diperuntukkan bagi pasar dalam negeri, bukan untuk ekspor.
 
Pihaknya memastikan, empat produk Indomie tersebut diimpor bukan oleh distributor resmi perseroan. Pasalnya keterangan yang tertera pada kemasan produk tersebut menggunakan Bahasa Indonesia, bukan Bahasa Inggris.
 
Padahal, Gideon menyebut produk Indomie yang diperuntukkan bagi pasar ekspor akan tercantum tulisan "Export Product" yang dicetak langsung pada label kemasan. Termasuk juga telah dicantumkan kandungan alergen yang disyaratkan oleh otoritas Australia.
 
"Produk mi instan yang diekspor oleh Perseroan ke Australia tertulis “Export Product” dan menggunakan keterangan dalam Bahasa Inggris yang dicetak langsung pada label kemasannya, termasuk pencantuman kandungan alergen sebagaimana yang disyaratkan oleh otoritas Australia," jelasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore