ILUSTRASI Alih fungsi lahan mengkhawatirkan.
JawaPos.com - Dalam beberapa dekade terakhir, ekosistem mangrove menghadapi tekanan yang semakin besar. Diantaranya disebabkan aktivitas manusia, seperti alih fungsi lahan, penebangan ilegal, dan pencemaran.
Degradasi lahan mangrove itu, tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati. Tetapi juga mengurangi kemampuan wilayah pesisir untuk menahan dampak perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan air laut dan badai tropis.
Di sisi lain ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, khususnya di wilayah pesisir. Lahan mangrove berfungsi sebagai pelindung alami terhadap abrasi pantai. Kemudian jadi tempat pemijahan bagi berbagai jenis ikan, dan penyerap karbon yang signifikan dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Di Indonesia, yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, mangrove menjadi komponen vital dalam perlindungan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Sayangnya kondisi hutan mangrove di Indonesia juga perlu mendapatkan perawatan. Diantaranya lewat program konservasi berupa penanaman pohon di lahan mangrove.
Bertepatan dengan Hari Maritim Nasional yang diperingati setiap 23 September, FishLog bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan UNDP Indonesia melaksanakan penanaman 5.000 Pohon Mangrove untuk Perlindungan dan Kesehatan Ekosistem Pesisir di Muara Gembong, Kab. Bekasi pada Senin (23/9).
Agenda yang termasuk dalam rangkaian Catalytic Fund Program 2024. Yaitu upaya strategis dalam membangun kesadaran yang lebih luas. Untuk menjadi ajakan konkret bagi industri perikanan lainnya untuk turut serta dalam menjaga ekosistem laut.
"Kenapa kami memilih Muara Gembong, karena kami melihat potensi yang cukup besar, bahwa program ini dapat dilaksanakan secara keberlanjutan," ujar COO FishLog Abdul Halim.
Dia menjelaskan, FishLog sendiri telah melaksanakan 4 program dalam upaya menciptakan ekosistem berkelanjutan bagi nelayan. Yaitu Program Literasi Keuangan yang ditujukan kepada para istri nelayan, Pendidikan Karakter bagi anak-anak nelayan, Manajemen limbah dan yang terakhir yakni menjaga ekosistem salah satunya melalui penanaman mangrove ini.
Langkah tersebut bertujuan untuk menciptakan sebuah gerakan kolektif di sektor perikanan. Dengan cara menempatkan semangat keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan sebagai prioritas. "Supaya bisa memastikan masa depan yang lebih baik bagi industri dan ekosistem laut," tutur Abdul Halim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022