Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 03.54 WIB

Jawa Pos Sinergi Forum Literasi, Menyiapkan Masyarakat yang Cakap Keuangan

Jawa Pos Sinergi Forum Literasi dihadiri sejumlah pejabat Pemkot Depok serta sekitar 250 peserta yang terdiri atas ASN dan pelaku UMKM Kota Depok. - Image

Jawa Pos Sinergi Forum Literasi dihadiri sejumlah pejabat Pemkot Depok serta sekitar 250 peserta yang terdiri atas ASN dan pelaku UMKM Kota Depok.

JawaPos.com - Literasi keuangan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menyiapkan langkah yang tepat agar terbebas dari persoalan finansial. Hal itu pulalah yang mendasari diselenggarakannya Jawa Pos Sinergi Forum Literasi dengan tema Langkah Strategis Menyiapkan Masyarakat yang Cakap Keuangan di Gedung Dibaleka II Lantai 10 Kantor Wali Kota Depok, Kamis (23/11).

Forum tersebut sekaligus menjadi ajang diskusi seluruh stakeholder karena dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Juga sekitar 250 peserta yang terdiri atas aparatur sipil negara (ASN) serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Depok.

Analis Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Achmad Zaelani mengapresiasi terwujudnya acara itu. ”Kami sangat terbantu dan semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat Kota Depok,” ujarnya.

Dari data Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 85,10 persen. ”Ada peningkatan, baik di literasi maupun inklusi keuangan,” kata Zaelani.

Tujuan diselenggarakannya acara Jawa Pos Sinergi Forum Literasi ialah mengajak masyarakat agar bisa lebih paham mengenai lembaga jasa keuangan, termasuk perlindungan konsumen, dan bagaimana mengelola keuangan dengan baik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri menyampaikan, acara itu merupakan salah satu ikhtiar agar masyarakat Kota Depok makin sejahtera. Salah satunya, diberikan pemahaman tentang investasi guna mempersiapkan masa tua. ”Termasuk memahami ilmu untuk me-manage keuangan sehingga apa yang menjadi harapan, yakni peningkatan kesejahteraan UMKM atau ASN, bisa benar-benar tercapai,” sebutnya.

BRH Jakarta 2 BRI Life Cahyono Suryo Dewo mengatakan, penyebaran edukasi literasi keuangan sebenarnya bukan hanya tugas OJK atau lembaga-lembaga jasa keuangan, tetapi tugas bersama, termasuk media seperti Jawa Pos. ”Membahas keuangan tidak lagi tabu. Karena ini penting buat kehidupan kita,” tegasnya.

Assistant Manager PT SMF Rahma Pandita mengakui bahwa literasi dan inklusi keuangan di Indonesia masih kurang dan belum berimbang. ”Harapan kami ke depan masyarakat bisa lebih melek berinvestasi dan mencegah agar tidak tertipu serta terjerat pinjaman online ilegal,” sambungnya.

Sementara itu, Deputi Bisnis Pegadaian Area Bogor Agus Riyadi berharap masyarakat menjadi tahu bahwa banyak lembaga keuangan yang bisa membantu memberikan modal memulai dan meningkatkan usaha. ”Masyarakat, terutama ASN dan UMKM, bisa mendapatkan wawasan baru tentang produk-produk Pegadaian,” terangnya. (als/c9/wir)

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore