Petugas membersihkan mobil bekas yang di jual di Bursa Mobil Bekas Blok M Mall, Jakarta, Rabu (26/7/2023).
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mencatat permintaan pembiayaan rumah tangga meningkat pada Juli 2023. Utamanya permintaan yang bersumber dari koperasi dan leasing.
Hal ini disampaikan Direktur Ekskutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono sesuai dengan Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan Juli 2023 yang dirilis hari ini, Jumat (18/8).
“Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi meningkat pada Juli 2023. Sementara itu, pemenuhan pembiayaan yang berasal dari bank umum sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Erwin Haryono dalam keterangan resmi.
Erwin menjelaskan, pada Juli 2023, permintaan pembiayaan oleh rumah tangga melalui utang atau kredit terpantau meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini terindikasi dari responden rumah tangga yang melakukan penambahan pembiayaan melalui kredit sebesar 11,4 persen dari total responden atau meningkat 9,7 persen dari bulan sebelumnya.
Sumber utama pemenuhan pembiayaan rumah tangga pada Juli 2023 berasal dari pinjaman bank umum dengan pangsa sebesar 37,1 persen, sedikit lebih rendah dibanding 41,4 persen pada bulan Juni lalu.
"Alternatif sumber pembiayaan lain yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan rumah tangga yaitu koperasi dan leasing dengan pangsa pasar masing-masing sebesar 21,7 persen dan 17,3 persen," jelasnya.
Lebih lanjut, dilihat dari jenis penggunaan, mayoritas pembiayaan yang diajukan oleh responden rumah tangga pada Juli 2023 adalah Kredit Multi Guna (KMG) dengan pangsa sebesar 43,6 persen dari total pengajuan pembiayaan baru.
Sementara itu, dari jenis pembiayaan yang diajukan paling banyak ditujukan untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar 21 persen, kredit peralatan rumah tangga sebesar 16 persen, dan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 8,6 persen, dan kartu kredit 3,8 persen.
"Berdasarkan hasil survei periode Juli 2023, permintaan kredit rumah tangga yang tejaga terutama didukung oleh peningkatan pengajuan kredit peralatan rumah tangga, KPR, dan KKB," lanjutnya.
Di sisi lain, mayoritas pembiayaan rumah tangga pada Juli 2023 diajukan oleh responden yang tingkat pengeluarannya sekitar Rp 3-5 juta per bulan atau sebesar 42,5 persen dari total pengajuan.
Demikian juga pengajuan dari rumah tangga dengan tingkat pengeluaran Rp 1-3 juta per bulan yang terpantau meningkat dengan pangsa sebesar 38,9 persen.
"Pengajuan dari rumah tangga dengan tingkat pengeluaran di atas Rp 5 juta per bulan terpantau menurun dibandingkan dengan Juni 2023 dengan pangsa sebesar 18,6 persen," tandasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
