
Sejumlah buruh saat melakukan aksi teatrikal kenaikan harga BBM di kawasan patung kuda, Silang Monas, Jakarta Rabu (8/12/2021). Aksi teatrikal yang menggambarkan kondisi masyarakat saat ini pascakenaikan harga BBM, upah yang tidak naik, hingga kesejahtera
JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Desember 2022 mencapai 0,66 persen month-to-month (MtM) dan secara tahunan sebesar 5,51 persen year-on-year (YoY). Kepala BPS Margo Yuwono menyebutkan, ada beberapa komoditas yang menjadi penyumbang inflasi.
"Komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara tahunan adalah bensin. Kemudian, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, diikuti beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, dan kontrak rumah," ujarnya di Jakarta Senin (2/1).
Secara tahunan, komponen harga yang diatur pemerintah masih mencatat inflasi yang tinggi. Itu didorong kenaikan harga bensin, bahan bakar rumah tangga, serta tarif angkutan udara dan dalam kota.
"Komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 13,34 persen, lebih tinggi dibandingkan November 2022 yang mencapai 13,01 persen. Komponen ini memberikan andil terbesar pada bulan lalu. Yaitu, 2,36 persen," paparnya.
Kemudian, inflasi Desember juga disebabkan peningkatan permintaan selama periode libur Natal dan tahun baru (Nataru) serta libur sekolah. "Ini merupakan musiman," imbuh Margo.
Secara umum, Margo menyebutkan, laju inflasi RI cukup terkendali. Terlebih jika dibandingkan negara lain.
"Memang pasokan pangan kita bagus, kalaupun ada inflasi pada volatile food karena cuaca. Di samping itu, ada campur tangan dari pemerintah dan bank sentral (BI), terutama melihat situasi inflasi inti," katanya.
Sementara itu, Kepala BPS Jawa Timur (Jatim) Dadang Hardiwan mengatakan, indeks harga konsumen (IHK) Desember 2022 tercatat mencapai 114,25 poin. Angka tersebut tumbuh 0,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Jika diakumulasi selama setahun, inflasi di Jatim pada 2022 mencapai 6,52 persen," tuturnya.
Angka tersebut memang jauh lebih tinggi dibandingkan nasional. Namun, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jatim sudah memproyeksikan inflasi tahunan di kisaran 6,2–6,6 persen.
Di tempat terpisah, ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan bahwa inflasi kembali ke kisaran target 2–4 persen pada paro kedua 2023. Sejalan dengan realisasi inflasi 2022 yang lebih rendah daripada perkiraan awal sebesar 6,27 persen.
"Keberhasilan pemerintah dalam menjaga pasokan dan mengendalikan harga pangan," tuturnya.
Meski demikian, inflasi tampaknya masih akan berada di atas 4 persen setidaknya hingga semester pertama 2023. Berkisar antara 4 sampai 6 persen YoY.
"Karena realisasi inflasi headline 2022 lebih rendah daripada perkiraan awal, kami merevisi turun perkiraan 2023 dari 4,02 persen menjadi sekitar 3,6 persen," jelas Faisal kepada Jawa Pos.
INFLASI SERIES YOY SELAMA 2022
Januari : 2,18 persen
Februari : 2,06 persen
Maret : 2,64 persen
April : 3,47 persen
Mei : 3,55 persen
Juni : 4,35 persen
Juli : 4,94 persen
Agustus : 4,69 persen
September : 5,95 persen
Oktober : 5,71 persen
November : 5,42 persen
Desember : 5,51 persen
Sumber: BPS

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
