Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2020 | 19.14 WIB

Apa Yang Terjadi bila Resesi?

Ekonom Celios Bhima Yudhistira - Image

Ekonom Celios Bhima Yudhistira

JawaPos.com - Bayang-bayang resesi membuat publik bertanya dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Menurut ekonom Indef Bhima Yudhistira, resesi berdampak pada seretnya pendapatan masyarakat di seluruh sektor dan merata di semua daerah. ”Berlanjut pada peningkatan pengangguran,” ujarnya.

Resesi lebih berbahaya daripada krisis karena dampaknya bisa dirasakan masyarakat bertahun-tahun. Meski begitu, Bhima yakin potensi kerusuhan sosial sangat kecil. Ancaman rush money di perbankan juga kecil. Tabungan masyarakat justru bertambah akibat minimnya konsumsi. Dana masyarakat di perbankan per Mei 2020 justru meningkat 7,98 persen. ”Itu menunjukkan bahwa masyarakat masih percaya dengan sistem perbankan nasional,” jelasnya.

Baca juga: Ekonomi Mulai Membaik, Neraca Dagang Catat Surplus

Tekanan berat terasa pada sisi indikator ekonomi makro. Sisi ekspor-impor diyakini tetap rendah karena kondisi ekonomi di negara tujuan ekspor terhambat lockdown. ”Berpengaruh pada minimnya permintaan,” tutur Bhima.

Akibat ekonomi melemah, daya beli pun turun. Karena permintaan pasar ekspor maupun domestik minim, harga komoditas pun stagnan. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi diyakini negatif hingga akhir tahun atau berlanjut hingga 2021. ”Meski pandemi berakhir, daya beli belum bisa cepat pulih.”

Untuk memotong lingkaran, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah meminta pemerintah segera merealisasikan insentif dan stimulus. Belanja pemerintah harus dipercepat, terutama yang mendorong konsumsi dan menambah jumlah uang yang beredar. ”Kalau belanja naik, permintaan naik, produksi meningkat. Ekonomi akhirnya bergerak,” paparnya.

Baca juga: Potensi Tumbuh Negatif, Indonesia Dibayangi Ancaman Resesi

Mantan dekan FEUI itu memprediksi tekanan ekonomi 2021 tidak sebesar tahun ini. Terutama bila vaksin ditemukan dan didistribusikan.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=UdWTKBLml6w

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore