
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di kantornya, Jakarta, Selasa (10/12). (Saifan Zaking/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, untuk mengendalikan harga minyak goreng di lapangan, pemerintah telah melakukan penyempurnaan kebijakan. Salah satunya adalah terkait dengan aturan domestic market obligation (DMO) atau kewajiban pemenuhan pasar.
"DMO akan dibagi tidak hanya berdasarkan kapasitas produksi, tetapi juga kepatuhan terhadap pemenuhannya," ungkap dia dalam konferensi pers dikutip, Senin (6/6).
Menurut Luhut, para produsen yang mematuhi kebijakan untuk memenuhi pasar akan mendapatkan izin ekspor yang lebih cepat. Sementara bagi yang tidak, perizinan ekspornya pun akan ditahan.
"Mereka yang patuh akan lebih cepat untuk bisa melakukan ekspor daripada mereka yang tidak patuh dalam memenuhi DMO. Jadi kalau dia tidak memenuhi DMO-nya, dia juga tidak akan mendapatkan fasilitas ekspornya," ujarnya.
Dalam hal DMO dan DPO (domestic price obligation), pemerintah tidak hanya menerapkan pada produsen CPO dan minyak goreng saja. Namun juga sampai pada tingkat distributor dan penentuan harga DPO ini akan menjadi dasar pengawasan dan penindakan oleh Satgas di lapangan, terdiri dari Polri-TNI, Kejaksaan Agung hingga Pemda terkait.
"Pemerintah menjamin bahwa pelaksanaan DMO dan DPO yang telah dijalankan merupakan penyempurnaan dari DMO dan DPO yang dilaksanakan sebelumnya, salah satunya merupakan masukan dari hasil review yang telah dilakukan BPKP. Jadi BPKP melakukan review, dan dari situ kita baru tadi menghitung harga yang patut dan pantas untuk diberikan," imbuh Luhut.
Pemerintah mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak perlu khawatir selama tidak melanggar ketentuan dan menjamin bahwa para pelaku usaha dapat tetap berjalan dengan aman.
"Namun diingatkan juga bahwa apabila terdapat pelaku usaha yang dengan sengaja mengambil keuntungan dengan cara-cara tidak benar, maka pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan dan hukuman sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku," tandasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
