Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Juni 2022 | 23.37 WIB

Airlangga Sebut Kolaborasi Global Dapat Selesaikan Masalah Ini

Ketua DPN IAI, Prof. Mardiasmo menyerahkan buku IAI Peduli Covid-19: Percepatan Penanganan Covid-19 dari Perspektif Akuntan, Kontribusi Pemikiran Akuntan Indonesia, Refleksi 63 Tahun IAI (1957-2020) kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartar - Image

Ketua DPN IAI, Prof. Mardiasmo menyerahkan buku IAI Peduli Covid-19: Percepatan Penanganan Covid-19 dari Perspektif Akuntan, Kontribusi Pemikiran Akuntan Indonesia, Refleksi 63 Tahun IAI (1957-2020) kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartar

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia telah menetapkan target mencapai nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2060. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, tujuan ini dapat dicapai lebih awal dengan dukungan internasional.

Adapun, Indonesia sendiri menjadi Presidensi G20 yang akan berlangsung pada November mendatang. Menurutnya, target itu dapat dicapai melalui mekanisme blended finance yang merupakan cara untuk meningkatkan investasi dari sektor swasta dengan pendanaan publik dan filantropi secara strategis.

“Bapak Presiden Joko Widodo telah mengundang para mitra untuk bergabung dengan Indonesia dalam meluncurkan Global Blended Finance Alliance dalam G20 di Bali untuk meningkatkan pengembangan kapasitas, penelitian kebijakan dan action labs untuk mencapai SDGs," tuturnya, Jumat (3/6).

Pemerintah pun mengundang negara, pemodal, organisasi filantropi dan mitra trisektor untuk berkolaborasi bersama di modal sektor swasta untuk memecahkan tantangan iklim, kesehatan dan mencapai SDGs.

“Saya mendukung pentingnya memberdayakan sektor swasta untuk mengambil tindakan dan menginspirasi para pemimpin masa depan untuk menanamkan keberlanjutan dalam pekerjaan mereka,” jelas dia.

Kata Airlangga, Indonesia menjadi pionir bagi negara-negara perintis platform blended finance yang bekerja dengan mitra multilateral global, filantropis, dan yayasan untuk mewujudkan SDGs. Bahkan, juga menjadi negara pertama di dunia yang mendirikan platform blended finance SDGs yaitu SDG Indonesia One.

“Kita tidak hanya bertanggung jawab dengan pembangunan berkelanjutan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi untuk saat ini saja, tetapi juga untuk generasi selanjutnya," sebutnya.

Dirinya menilai, tantangan yang ada saat ini mengharuskan seluruh elemen masyarakat membuat sejarah untuk melakukan perubahan sistem melalui kolaborasi berbagai pihak. "Harapan ada di tangan kita. Let’s Recover Together, Recover Stronger!,” pungkas Menko Airlangga.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore