Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 April 2022 | 16.50 WIB

PTPN V Gunakan Seluruh Produksi CPO Untuk Penuhi Kebutuhan Lokal

Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit  hasil panen untuk dibawa ke pabrik kelapa sawit (PKS) - Image

Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil panen untuk dibawa ke pabrik kelapa sawit (PKS)

JawaPos.com - Holding Perkebunan Nusantara III Persero melalui anak usahanya PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) komit memperkuat kebutuhan crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah dalam mendukung pasokan minyak goreng di dalam negeri. Meneruskan program tahun sebelumnya, seluruh produksi CPO PTPN V yang ditargetkan lebih 600 ribu ton digunakan untuk memasok kebutuhan di dalam negeri.

"Sama seperti tahun lalu, di tahun 2022 ini, seluruh produksi CPO dialokasikan untuk kebutuhan nasional untuk memperkuat kebutuhan CPO nasional," kata Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa, dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (27/4).

Produksi CPO PTPN V sepanjang 2021 lalu mencapai 574.795 ton. Produksi tersebut meningkat 30.776 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 544.019 ton.

Peningkatan produksi CPO PTPN V sepanjang 2021 lalu tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengamankan pasokan bahan baku minyak goreng nasional. Sementara pada 2022 ini, PTPN V menargetkan produksi CPO mencapai 612.914 ton yang seluruhnya akan diserap untuk kebutuhan dalam negeri.

Dalam upaya memenihu kebutuhan pokok masyatakat, PTPN V mendistribusikan 12 ton minyak goreng dan gula murah di wilayah operasinya, Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.

Langkah itu merupakan bagian dari upaya perseroan memperkuat ketahanan pangan serta membantu masyarakat dalam menghadapi meningkatnya harga produk olahan sawit juga tebu tersebut jelang lebaran.

"Khusus Ramadan kali ini, kita mengalokasikan enam ton minyak goreng dan enam ton gula murah kepada masyarakat Provinsi Riau yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan," kata Jatmiko.

Keseluruhan 12 ton minyak goreng dan gula murah tersebut dikemas menjadi 6.000 paket. Masing-masing paket berisi satu liter minyak goreng Salvaco dan satu kilogram gula Walini berkualitas tinggi produksi Holding PTPN, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menuturkan, perusahaan memberikan subsidi setiap paket minyak dan gula tersebut hingga 50 persen. Dengan begitu, setiap paket yang bernilai Rp 35 ribu itu dilepas ke masyarakat hingga Rp 17.500.

"Kita memberikan subsidi harga. Setiap paket setara dengan Rp 35.000, selanjutnya dilepas kepada masyarakat dengan hanya Rp17.500. Mudah-mudahan langkah kecil kita ini memberikan manfaat luas kepada masyarakat," tuturnya.

Jatmiko menjelaskan program penyaluran minyak goreng dan gula murah telah berlangsung selama sepekan terakhir di enam kabupaten dan kota sekitar areal operasi perusahaan, seperti Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Ashari, salah seorang tokoh masyarakat yang tinggal di sekitar kantor perusahaan mengapresiasi langkah PTPN V yang menyalurkan kebutuhan dasar kepada masyarakat setempat. "Kami sangat bersyukur mendapat gula dan minyak dengan harga yang sangat murah. Bantuan ini begitu bermanfaat kepada masyarakat," ujarnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore