
Petani saat memanen padi di area persawahan Desa Cibunar, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/9/2021). Kementerian Pertanian menargetkan produksi padi pada tahun 2022 sebesar 55,20 juta ton untuk menjalankan program prioritas peningkatan ketersed
JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menghadapi banyak tantangan untuk melahirkan para pengusaha pertanian dari kalangan milenial. Belakangan ini generasi milenial tidak terlalu tertarik di sektor pertanian.
Tak ayal, Kementan harus menyiapkan banyak strategi agar pertanian menjadi idola bagi anak muda dalam berwirausaha. Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, supaya generasi milenial mau terjun di sektor pertanian atau menjadi pengusaha pertanian, diperlukan institusi pendidikan vokasi yang berkualitas.
"Transformasi pendidikan di sektor pertanian belum maksimal, apabila hanya menyangkut kelembagaan. Sehingga ada empat faktor yang harus ditekankan dalam pendidikan vokasi seperti pengembangan keterampilan yang menyatuhkan intektual sistem dengan manajemen praktis," kata Syahrul Yasin Limpo kepada wartawan, Jumat (11/2).
Adapun empat faktor tersebut, pertama, karakter yang tidak mudah menyerah dan memiliki jiwa yang tangguh. Kedua, kompetensi. Ketiga, sifat kritis baik pada diri sendiri.
“Faktor keempat, berpikir kreatif untuk berinovasi dengan meningkatkan literasi tentang sektor pertanian, manajemen keuangan, orientasi pasar dan sarana prasarana melalui dunia digital,” tutur mantan gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menambahkan, peran petani milenial dalam pembangunan pertanian tanah air di era teknologi seperti saat ini sangat penting.
"Pendidikan vokasi sebagai sarana mencetak petani milenial tangguh yang siap ditempatkan di semua lini pembangunan pertanian," ujar dia.
Salah satu cara untuk melahirkan generasi milenial yang terjun di bidang pertanian yakni dengan menggandeng Universitas Pertahanan (Unhan).
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Idha Widi Arsanti mengatakan, Unhan sebagai salah satu perguruan tinggi yang mempunyai spesifikasi dan kekhasan khusus dalam mencetak lulusannya.
"Diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada Politeknik Kementerian Pertanian sehingga lulusan yang dihasilkan lebih berkualitas, mumpuni dan profesional,” ujar Idha Widi Arsanti.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
