
Karyawan menghitung uang rupiah di tempat Penukaran uang Ayu Masagung, Jakarta, Kamis (14/10/2021). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pasar spot hari ini, setelah stagnan kemarin. FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini berpotensi menguat seiring dengan membaiknya sentimen pasar terhadap aset berisiko pagi Ini. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini rupiah berada di level Rp 14.392 per dolar AS.
“Nilai tukar rupiah berpotensi ditutup menguat hari ini,” kata analis keuangan Ariston Tjendra, Rabu (2/2).
Ariston mengungkapkan, pelaku pasar saat ini terlihat optimis terhadap potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Hal itu didorong oleh laporan penghasilan perusahaan yang lebih baik dari ekspektasi seperti laporan perusahaan teknologi AS.
“Data ekonomi di AS dan Eropa di bulan Januari juga terlihat membaik,” ucapnya.
Namun di sisi lain, pasar juga masih mengantisipasi kebijakan pengetatan moneter the Fed yang lebih agresif. Semalam data kenaikan harga di sektor manufaktur AS di bulan Januari masih menunjukkan kenaikan melebihi ekspektasi. Selain itu kondisi ketenagakerjaan di sektor manufaktur juga membaik.
“Kedua hal ini mendukung kebijakan pengetatan moneter the Fed yang lebih agresif. Ini bisa menjaga dolar AS tidak terlalu melemah dan mungkin berbalik menguat hari ini terhadap nilai tukar lainnya,” jelasnya.
Sementara, dari dalam negeri, data inflasi bulan Januari mungkin bisa mempengaruhi nilai tukar rupiah. Data inflasi secara tahunan atau year on year bisa tembus 2 persen berdasarkan konsensus para analis. “Tren kenaikan inflasi ini bisa menganggu pemulihan ekonomi karena daya beli masyarakat bisa tertekan,” imbuhnya.
Namun, kata Ariston, jika dilihat dari dari sisi moneter, ini bisa menjadi alasan Bank Indonesia (BI) untuk mulai mengetatkan kebijakan moneternya, yang bisa menjaga perbedaan yield rupiah dengan dolar AS terjaga. Sehingga, membantu menjaga nilai tukar rupiah bertahan terhadap dolar AS.
“Potensi penguatan rupiah ke arah 14.300, dengan potensi resisten di kisaran 14.380,” pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
