Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Desember 2021 | 16.00 WIB

Investasi Perhiasan Emas Seri Kadar Tua atau Muda, Lebih Cuan Mana?

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kadar emas perhiasan di pasaran seringkali dibedakan dengan sebutan kadar tua dan kadar muda. Setiap kadar memiliki ciri khas dan pasarnya masing-masing. Investasi perhiasan kadar tua dan kadar muda sama-sama memiliki keuntungannya, asalkan produk tersebut ber-SNI seperti produk dari SKK Jewels yang memiliki kadar emas yang pasti pas. Produk SKK Jewels dengan kadar muda terdiri dari kadar 9K, sedangkan kadar tua terdiri dari kadar 16 K , 17 K , 18 K, dan 20 K.

PT Sentral Kreasi Kencana (SKK Jewels) selaku salah satu perusahaan emas terkemuka di Indonesia meluncurkan dua kadar perhiasan baru yaitu 20 karat (83.3%) dan 16 karat (68.0%). Kedua jenis kadar tersebut melengkapi ragam jenis kadar perhiasan sebelumnya yaitu 9 karat, 17 karat, dan 18 karat.

Menurut Jennifer Heryanto selaku CEO dari SKK Jewels, semua produk SKK Jewels kadar emasnya pas dan telah bersertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Sehingga kualitas produknya sudah tidak perlu diragukan lagi.

“Per bulan ini kita mendapat sertifikasi lagi untuk dua karat lainnya 16 dan 20 karat. 20 karat itu biasanya yang marketnya Indonesia Timur kalau 16 kadar lebih ke Jawa,” disampaikan Jennifer saat ditemui oleh JawaPos.com di kantornya.

Photo



Jennifer memaparkan,saat ini SKK Jewels memiliki tiga brand perhiasan emas unggulan yang bekerjasama dengan selebriti tanah air. Ada Hala Gold yang menggandeng Cut Meyriska sebagai Hala Ladies, kemudian ada Sandra Dewi Gold yang bekerjasama dengan artis Sandra Dewi, dan ada ILY Gold yang bekerjasama dengan Prilly Latuconsina.

“Jadi 3 brand kita ini punya target market yang berbeda. Kalau HALA Gold dan Sandra Dewi Gold kita mendistribusikan ke toko-toko emas. Sedangkan kalau ILY gold kita menjualnya langsung kepada konsumen melalui website atau marketplace,” sebutnya.

Jennifer mengungkapkan, semua produk perhiasan emas SKK Jewels merupakan hasil produksi dalam negeri. Mulai dari proses desain, produksi, hingga distribusi. SKK Jewels ingin menjadi pelopor merek perhiasan emas asli Indonesia yang bersertifikasi SNI dan memiliki kadar emas pas guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Jadi sebetulnya standar perhiasan emas SNI itu sudah ada dari lama tapi sifatnya masih sukarela. Jadi belum ada kewajiban dari perusahaannya sendiri. Nah SKK ini berdiri dari 1 Januari 2020, sebagai perusahaan baru kita mau membawa nilai-nilai yang lebih baik dan lebih maju, seperti misalnya dari segi kadar kita jadi pelopor untuk sertifikasi SNI kadar emas pas,” jelasnya.

Photo



Produk brand HALA Gold sendiri, kata Jennifer, memiliki empat keunggulan, diantaranya menjunjung tinggi kejujuran dengan memiliki sertifikasi SNI kadar emas pas, hasil desain dan produksi anak bangsa, memiliki kualitas produk yang sudah diakui kehalusannya, dan aspirasional dimana menjadi pelopor dalam membangun brand asli Indonesia di bidang perhiasan emas.

Hingga saat ini, produk dari SKK Jewels sudah menyebar di hampir seluruh daerah di Indonesia. “Saat ini ada lebih dari 80 kota, jadi setiap kota kita kerjasama dengan toko emas setempat yang akan menjadi partner kita,” ucapnya.

Jennifer optimistis bisnisnya akan berkembang pesat seiring dengan pemulihan ekonomi dan potensi pasar yang masih besar. “Kalau Indonesia sudah menjadi nomor empat terkuat secara ekonomi tentu bisnis dibidang ini besar sekali. Jadi kita mau garap potensi di sini dulu,” pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore