
Suasana kios di Rusunawa Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Berdasarkan data PD Pasar Jaya terdapat 939 pedagang yang telah terdaftar untuk menempati kios baru di lantwi bawah Rusunawa Pasar Rumput. Foto: Salman Toyibi / Jawa Pos
JawaPos.com - Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir mengharuskan berbagai sektor usaha harus membuat strategi agar tetap produktif. Termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang wajib berkontribusi terhadap masyarakat daerahnya.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Mochamad Ardian Noervianto mengatakan, salah satu wujud implementasi otonomi daerah adalah tumbuhnya kemandirian pemerintah daerah di tiap aspek. Hal ini diharapkan mampu menaikkan pelayanan publik untuk berkontribusi besar pada masyarakat daerahnya.
“Di sini, BUMD pun harus mampu memberikan layanan optimal ke masyarakat,” ujarnya secara virtual, dikutip Jumat (30/7).
Menurutnya, BUMD memerlukan titik maju. Hal tersebut itu mencakup struktur seperti dewan pengawas, tata kelola perusahaan yang berstandar bagus, dan lain-lain. “BUMD, kini stakeholder-nya harus satu persepsi. Maka pelayanannya lebih maju dan ada langkah strategis ke depan,” ucapnya.
Ardian menjabarkan, aspek positioning BUMD sangat penting, termasuk strategi dan inovasinya di saat menghadapi Covid-19 ini. “Perlu profesionalisme yang tinggi untuk hal tersebut,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Institut Otonomi Daerah Djohermanyah Djohan menjelaskan terkait beberapa hal peran BUMD yang harus dilakukan pada saat ini. Diantaranya, meningkatkan ekonomi daerah, menjadi sumber pendapatan asli daerah, membuka lapangan kerja, serta memenuhi kebutuhan dan memudahkan masyarakat.
“BUMD, seyogianya menjawab kebutuhan pemda dan masyarakat, saat masa Covid-19 ini,” imbuhnya.
Namun, kata dia, terdapat masalah klasik BUMD yang sering kali terjadi. Diantaranya, masih lemahnya kemampuan manajemen, kurangnya kemampuan modal usaha, dan lain-lain. “Saat masa berat akibat Covid-19, perlu ada peningkatan kinerja BUMD. Sementara di saat sama, pemda juga mengalami dampak Covid-19,” tuturnya.
Sementara, Ahli ilmu politik dari Institut Otonomi Daerah dan CSIS, J. Kristiadi menambahkan, inovasi BUMD sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan pendapatan daerah tanpa mengesampingkan pelayanan masyarakat.
“BUMD itu, intinya bahwa potensi daerah dimaksimalkan oleh pemda. Perkembangan BUMD harus dimaksimalkan. Pada saat yang sama, aspek pelayanan publik oleh BUMD harus dioptimalkan. Serta jangan melupakan pentingnya inovasi,” kata Kristiadi.
Direktur Celios Bhima Yudhistira juga merekomendasikan sejumlah hal untuk BUMD. Pada masa Covid-19 ini, BUMD harus cermat membaca sektor usaha mana yang paling dini dilonggarkan dari pembatasan mobilitas. Ini adalah hal yang sangat penting.
“Contohnya, BUMD perbankan harus melihat, mana sektor yang paling tepat untuk prioritas pemberian kredit. Contohnya adalah sektor manufaktur, konstruksi, dan pertanian,” kata Bima.
Disamping itu, peluang Bank BUMD pun memiliki peluang untuk menggarap segmen digital yang mendapatkan pertumbuhan tinggi. Digitalisasi bisa dilakukan di berbagai segmen layanan. “Pastikan agar layanan tetap up to date dan sesuai kebutuhan nasabah,” tandasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
