
Menteri BUMN, Erick Tohir (kiri) bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat Rapat Kerja (Raker) Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Raker Panja Jiwasraya membahas penyelesaian sengkarut PT As
JawaPos.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang berupaya menyelamatkan maskapai PT Garuda lndonesia (Persero) Tbk yang saat ini kondisi keuangannya sedang terpuruk. Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, masalah terbesar Garuda yaitu terkait penyewa pesawat (lessor).
Erick menyebut saat ini perusahaan sedang memetakan ulang dari sebanyak 36 lessor. Hal itu terkait mana saja yang bersedia diajak kerja sama di dalam kasus yang terbukti koruptif.
"Tetapi pada hari ini kemahalan karena ya kondisi. Nah, itu yang kita juga harus negosiasi ulang. Beban terberat Garuda saya rasa itu," kata Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (3/6).
Baca juga: Besar Pasak daripada Tiang, BUMN Ungkap Rumitnya Terkait Utang Garuda
Erick melanjutkan, beban kedua yaitu terkait dengan bisnis model. Erick memaparkan, berdasarkan data, sebanyak 78 persen merupakan perjalanan domestik, sementara sisanya 22 persen merupakan perjalanan luar negeri. Menurutnya, Garuda Indonesia akan difokuskan pada rute penerbangan domestik. Sementara rute internasional dapat dilakukan kerja sama.
"Banyak negara yang pasti harus melakukan ekspansi internasional karena memang negaranya sepulau atau setitik. Kita ya nggak perlu dengan kekuatan domestik kita bermain dengan market yang sama dengan mereka karena itu beda bisnis model," jelasnya.
Erick menambahkan, terkait hal ini, pihaknya telah bicara dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan memberikan dukungan jika tidak semua bandara terbuka dengan maskapai asing, apalagi saat di tengah pandemi Covid-19. Sebab, hal itu menjadi kesempatan bagi Garuda dan maskapai domestik untuk memperbaiki kinerja.
"Ini kesempatan sinkronisasi dengan kementerian lain kalau airport-nya titik yang dibuka, dari airport titik itu maka Garuda bisa menyebar ke 20 kota. Tapi titik airport itu dibuka, tapi dari titik ke dalam domestik hanya Garuda ataupun misalnya penerbangan swasta," pungkasnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
