
Sejumlah pengunjung mencari berbagai kebutuhan berupa pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Pasar Tanah Abang kembali dipadati pengunjung. Mereka sengaja ke Tanah Abang untuk mencari baju baru menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijri
JawaPos.com - Pertumbuhan ekonomi kuartal I yang masih minus tidak membuat pemerintah gentar memasang target tinggi untuk kuartal berikutnya. Namun, ekonom menilai target pertumbuhan ekonomi yang 7 persen itu tidak realistis. Sebab, daya beli masyarakat masih lemah dan konsumsi belum pulih.
Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah menyatakan bahwa target pemerintah itu terlalu tinggi. Dia mengaku pesimistis pada target tersebut.
"Kuartal II akan terhitung dan kami perkirakan positif meski tidak seoptimistis pemerintah yang 7 persen. Kami tidak berani seyakin itu," ujarnya kemarin (6/5).
Piter menyatakan bahwa semua pihak pasti ingin pertumbuhan ekonomi segera positif. Namun, pemerintah pun sebaiknya memberikan proyeksi yang realistis.
"Jadi, outlook ke depan baik, on track pemulihan ekonomi nasional, tetapi yang harus diingat adalah risiko dan cara menghadapi risiko ini," paparnya.
Sejauh ini, menurut Piter, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 telah menunjukkan tren perbaikan yang konsisten. Meski masih dalam zona negatif, kontraksi ekonomi pada periode tersebut mengecil.
Capaian itu tidak terlepas dari upaya pemerintah yang agresif menerbitkan kebijakan perangsang konsumsi masyarakat. Mulai stimulus pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil hingga insentif pajak pertambahan nilai untuk pembelian rumah.
Hal itu juga didukung kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Regulator telah melonggarkan ketentuan rasio loan to value (LTV) untuk kredit properti. Itu menjadi stimulan yang meningkatkan daya beli masyarakat.
Dampak ikutannya adalah kinerja industri yang juga meningkat. Dalam dua bulan terakhir, Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur mencetak rekor tertinggi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
