
Calon penumpang melakukan pemeriksaan menggunakan kantung tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (12/2/2021). Mulai tanggal 15 Februari 2021, Stasiun Gambir, mulai menerapkan layanan pemeriksaan GeNose C19 untuk penumpang yang hendak bepergian k
JawaPos.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal memasang alat tes GeNose di bandara pada 1 April 2021. Artinya, deteksi Covid-19 melalui hembusan nafas tersebut akan dilakukan pada penumpang pesawat.
Juru bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, tidak menutup kemungkinan nantinya GeNose dapat dijadikan persyaratan untuk perjalanan udara. “Nantinya demikian, direncanakan per 1 April,” ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (14/3).
Saat ini, persyaratan penumpang pesawat masih menggunakan antigen atau swab PCR. Hal tersebut masih merujuk pada ketentuan satgas Covid-19.
Baca Juga: Calon Penumpang yang Sudah Divaksin Tak Perlu Tes Antigen atau GeNose?
“Hingga saat ini syarat perjalanan masih diatur satgas penanganan covid, kami merujuk pada ketentuan itu,” tuturnya.
Sementara, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra masih menunggu aturan resmi terkait hal tersebut. Sebab, perseroan masih belum tau secara rinci terkait aturan tersebut.
“Belum tau persisnya. Kita tunggu Kementerian Perhubungan,” ungkapnya saat dihubungi.
Namun, kata Irfan, jika alat pendeteksi GeNose sudah dapat digunakan di bandara, semestinya alat tersebut juga dapat digunakan oleh penumpang sebagai persyaratan perjalanan udara. Atau tidak harus menggunakan Antigen maupun swab PCR lagi.
“Mestinya enggak,” ucapnya.
Sebagai informasi, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah berdiskusi dengan Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk memasang alat deteksi Covid-19 berupa GeNose di bandara. Rencana tersebut akan dilakukan pada 1 April 2021.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, mengungkapkan kegembiraannya lantaran tes GeNose sudah mendapat izin dari Menko Luhut. Dan itu dapat dijadikan salah satu opsi. Sebab, saat ini hanya berlaku PCR dan rapid antigen.
Untuk saat ini, Novie menambahkan, tim dari Direktorat Jenderal Kemenhub tengah mempersiapkan SOP agar pelaksanaan tes GeNose di bandara dapat berjalan lancar.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/N0JlzbOTlPY
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022