
Sejumlah penumpang turun dari Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (24/12/2019). Data PT KAI menyebutkan total jumlah penumpang KA secara nasional selama masa angkutan mudik libur Natal dan Tahun Baru mulai 19 hingga 22 Desember 2019 meng
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, pandemi Covid-19 masih berdampak pada sektor usaha transportasi. Sebab, terbatasnya aktivitas masyarakat turut mempengaruhi industri transportasi seperti penerbangan dan kereta sepanjang Januari 2021.
Kepala BPS Suhariyanto menjabarkan, penumpang angkutan udara, laut, maupun kereta api mengalami penurunan. Begitu pula pada jumlah barang yang diangkut selama Januari 2021. Sehingga, ada banyak kursi kosong di angkutan udara, laut, maupun kereta api pada Januari kemarin.
"Pada Januari 2021 ada 1 hari libur, ada varian baru virus Korona sehingga ada larangan masuk," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/3).
Apalagi pada pertengahan bulan lalu, lanjutnya, pemerintah juga menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan diperpanjang dengan penerapan PPKM berbasis mikro sampai 8 Maret 2021. Hal itu berpengaruh pada angkutan transportasi baik udara, darat, maupun laut.
Jumlah penumpang angkutan udara khususnya domestik tercatat sebanyak 2,34 juta orang per Januari 2021. Angka tersebut turun 36,19 persen secara bulanan dan turun 62,88 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.
Sementara untuk penumpang internasional tercatat hanya 0,05 juta orang atau turun 12,37 persen secara bulanan dan turun 96,97 persen secara tahunan.
Kemudian, jumlah penumpang angkutan kereta api tercatat sebanyak 11,90 juta orang atau turun 11,95 persen di Januari 2020. Angka tersebut turun lebih dalam, yaitu 65,13 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk kereta barang pun hanya mengangkut 3,96 juta ton atau turun 8,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 12,2 persen dibandingkan Januari 2020.
Selanjutnya untuk jumlah penumpang angkutan laut, sebanyak 1,26 juta orang atau lebih tinggi dibandingkan jumlah penumpang angkutan lainnya. Hanya saja angka tersebut mengalami penurunan 4,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 43,16 persen dibandingkan Januari 2020.
Adapun barang yang diangkut oleh angkutan laun tercatat sebanyak 25,71 juta ton atau turun 5,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, angka tersebut naik 2,28 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=51P-KxEbz48

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
