
Mei 2018, BPS Catat Inflasi 0,21 Persen
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi pada Februari 2021 sebesar 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,06. Dari 90 kota IHK, 56 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tingkat inflasi tahun kalender sepanjang Januari hingga Februari 2021 sebesar 0,36 persen. Sementara tingkat inflasi secara tahun ke tahun, atau jika dibandingkan dengan Februari 2020 sebesar 1,38 persen.
“Perkembangan harga berbagai komoditas di Februari secara umum ada kenaikan, tetapi kenaikannya tipis sekali,” kata secara virtual, Senin (1/3).
Baca Juga: BPS Catat Inflasi Januari 0,26 Persen
Suhariyanto memaparkan, inflasi tertinggi terjadi di Mamuju sebesar 1,12 persen dengan IHK sebesar 106,72 dan terendah terjadi di Tasikmalaya dan Sumenep masing-masing sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing sebesar 103,88 dan 105,52.
Sementara deflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,55 persen dengan IHK sebesar 107,33 dan terendah terjadi di Malang dan Tarakan masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 104,08 dan 104,27.
“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran,” tuturnya.
Ia merincikan, kenaikan harga tersebut terdapat beberapa sektor diantaranya, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,07 persen. Disusul oleh kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,06 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,36 persen.
Selanjutnya, kelompok kesehatan sebesar 0,19 persen, kelompok transportasi sebesar 0,30 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,06 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,28 persen.
Sedangkan, kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,14 persen. Sementara kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan.
Adapun komponen inti pada Februari 2021 mengalami inflasi sebesar 0,11 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun sepanjang Januari hingga Februari 2021 sebesar 0,25 persen dan tingkat inflasi komponen inti secara tahunan jika dibandingkan dengan Februari 2020 sebesar 1,53 persen.
“Laju inflasi ini lebih lambat dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun sebelumnya, pandemi belum reda dan terlihat permintaan domestik masih lemah," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3u6jXXVzp_w

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
