
Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo-raka denny/jawapos
JawaPos.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengajak semua pihak terkait melihat permasalahan lobster secara jernih. Sejak awal dia berniat memperbaiki salah satu di antara sekian banyak problem yang ditimbulkan regulasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Salah satunya Permen KP Nomor 56 Tahun 2016.
Dalam permen itu disebutkan tiga jenis krustasea yang dilarang dalam peredaran jika bobotnya di bawah 200 gram, yaitu rajungan, kepiting, dan lobster. Edhy mengaku menerima keluhan dari pengusaha dan nelayan kepiting. Dalam aturan, kepiting baru boleh beredar saat beratnya sudah 150 gram.
Namun, Edhy juga menyebutkan, ada kepiting yang memang dijual saat kondisi bobot di bawah 100 gram. ”Misalnya kepiting soka. Soft sale. Banyak pengusaha soft sale yang tidak bisa melakukan transaksi jual beli gara-gara ada permen ini,” jelasnya.
Kemudian soal lobster. Edhy menyebutkan, ada kelompok penangkap benih lobster. Ada kelompok yang berusaha membesarkannya. Kelompok-kelompok itu, ungkap Edhy, juga tidak bisa beraktivitas karena berdasar aturan benih harus dikembalikan ke alam. ”Sementara kita tahu kalau di alam jumlahnya yang hidup tidak sampai 1 persen. Ada pelaku usaha yang melakukan kegiatan-kegiatan ini ditangkapi,” katanya.
Edhy menyatakan bakal terbang ke Lombok untuk melihat lokasi yang membesarkan lobster secara sembunyi-sembunyi. Saat ini, imbuh dia, ada 27 juta benih lobster yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari data tersebut, 20 juta bisa dieksploitasi, kemudian sisanya adalah cadangan untuk keberlanjutan.
”Jadi, misalnya, semua yang membesarkan lobster diwajibkan mengembalikan katakanlah 5 persen atau 2,5 persen ke alam kembali, itu kan sudah cukup. Dua persen saja itu sudah dua kali dari tingkat kemungkinan hidup yang diberikan alam,” paparnya. Meski demikian, Edhy mengaku tidak akan terburu-buru. Semua solusi akan dipertimbangkan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
