Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Juli 2017 | 00.17 WIB

Distribusi Jadi Penyebab Disparitas Harga Beras, Ini Hitungan Kementan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kasus penggerebekan gudang beras milik PT IBU, produsen beras Maknyuss di Bekasi, Jawa Barat, menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk membenahi tata niaga beras. Rantai distribusi beras yang panjang diyakini jadi biang keladi disparitas harga yang terlalu jauh. Distribusi yang panjang ini membuat petani kurang bahagia, pedagang dan konsumen mengeluh.


Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian, Suwandi mengatakan disparitas harga terjadi bukan karena kurangnya stok tetapi karena distribusi, tata niaga, pelaku pasar hingga asimetris produksi.


"Disparitas tinggi betul, itu karena ada sesuatu di sini (rantai distribusi). Bukan karena kurangnya pasokan," tegas Suwandi dalam diskusi Round Table di Menara Kadin, Kamis (27/7).


Dia menambahkan pembentuk harga di tingkat eceran lebih banyak dipengaruhi kondisi geografis kepulauan yang berkaitan dengan aksesibilitas, sistem logistik, distribusi, tata niaga, serta struktur dan perilaku pasar. Selama ini ada 6 sampai 9 titik yang harus dilewati agar beras sampai ke tangan konsumen. Kini panjangnya mata rania itu dipotong menjadi 2-3 titik saja.


"Sehingga disparitas yangg semula tinggi akan semakin mengecil," ungkap Suwandi.


Saat ditanya soal kisaran rata-rata biaya distribusi beras hingga sampai ke tangan konsumen, Suwandi memberikan gambaran umum. Nilainya bervariasi antar wilayah.


"Ada sih, tapi bervariasi tergantung wilayahnya. Ada yang Rp 200 per kilogram, ada Rp 600 per kilogram. Dan ada yang lebih mahal lagi tergantung jarak dan jenis angkutan. Tapi kalau yang dekat, enggak sampai Rp 100 per kilogram," tutupnya. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore