Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2020 | 16.28 WIB

Kemenkeu Optimistis Ekonomi RI Kembali Tumbuh 4,5-5,5 Persen di 2021

Suasana kios di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (1/7/2020). Menurut petugas setempat Pasar Tanah Abang batal ditutup meski sebelumnya terdapat wacana adanya penutupan kembali pasar tersebut pasca ditemukannya beberapa pedagang dan petugas yang ter - Image

Suasana kios di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (1/7/2020). Menurut petugas setempat Pasar Tanah Abang batal ditutup meski sebelumnya terdapat wacana adanya penutupan kembali pasar tersebut pasca ditemukannya beberapa pedagang dan petugas yang ter

JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis tahun depan perekonomian Indonesia akan lebih baik dengan kembali tumbuh positif. Pihaknya menargetkan ekonomi RI akan berada di level 4,5 hingga 5,5 persen.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menjelaskan, jika penanganan pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan baik hingga mencapai pertumbuhan setidaknya dilevel 0 persen sudah menjadi awal yang baik untuk memulai tren yang positif.

"Target 2021 sangat tergantung pada realisasi 2020,” ujarnya dalam sebuah diskusi, Sabtu (15/8).

Yustinus menjelaskan, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, dan kinerja ekspor. Pemerintah akan terus mendorong konsumsi rumah tangga hingga akhir tahun.

Dalam mendongkrak konsumsi rumah tangga, kata Yustinus, pemerintah menggunakan skenario pelebaran jaring bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, kementerian sendiri juga terus mendorong penyerapan anggaran di kementerian, lembaga negara, maupun pemerintah daerah (Pemda).

Seperti diketahui, pemerintah telah menyalurkan bantuan tunai dan non-tunai senilai Rp 72 triliun untuk 118 juta penduduk. Apalagi, pemerintah juga akan mencairkan bantuan untuk 15,7 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

Prastowo menambahkan, jika perekonomian telah berjalan kondisif maka akan datang investasi masuk dari berbagai negara melalui proyek industri. Salah satunya, Indonesia memiliki kawasan-kawasan industri baru seperti Batang di Jawa Tengah dan Subang di Jawa Barat.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=3YuLVb27Dik

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore