Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juni 2022 | 02.39 WIB

Kartu Prakerja Mampu Dukung Akselerasi Inklusi Keuangan Digital

istimewa - Image

istimewa

JawaPos.com - Studi Bank Dunia dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mengungkapkankan program Kartu Prakerja yang diluncurkan sejak April 2020 tidak hanya menawarkan pengembangan kemampuan tapi turut mengakselerasi inklusi keuangan digital, menurut hasil

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi hasil studi Bank Dunia dan Sekretariat TNP2K. Airlangga mengungkapkan bahwa Program Kartu Prakerja yang berjalan sepanjang pandemi Covid-19 mampu mendukung transformasi layanan publik yang dikembangkan pemerintah.

“Program Kartu Prakerja betul-betul sebuah terobosan atau breakthrough transformasi digital dan inklusi keuangan Indonesia,” kata Airlangga saat membuka webinar Kartu Prakerja: Indonesia's Digital Transformation and Financial Inclusion Breakthrough" di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Airlangga memaparkan, ratusan pelaku bergabung di ekosistem Prakerja, dengan lebih dari 12 juta penerima Kartu Prakerja dari 514 kabupaten/kota bisa mendaftar, berlatih, menerima sertifikat, melihat lowongan kerja, dan mendaftar kerja secara online, tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Suprayoga Hadi memaparkan bahwa inovasi program Kartu Prakerja yang menggunakan ekosistem terintegrasi dengan implementasi pembayaran end-to-end digital dan multi-channel Government-to-Person (G2P). Menurut dia hal itu, memberikan bukti nyata bagaimana teknologi digital dan finansial mempengaruhi efisiensi dan efektivitas program, serta meningkatkan pengalaman dan inklusi finansial para penerima.

Sepanjang triwulan terakhir 2021, Bank Dunia dan Sekretariat TNP2K melakukan kajian untuk mempelajari implementasi bantuan sosial tanggap darurat Covid-19 , memahami kecukupan bantuan sosial dalam memenuhi kebutuhan penerima manfaat, dan mendukung reformasi lebih lanjut sistem pembayaran G2P.

Penelitian tentang Kartu Prakerja menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Survei telepon dilakukan pada 6-25 Oktober 2021 kepada 1.000 penerima Kartu Prakerja di 50 kecamatan yang tersebar di 50 kabupaten dan 25 provinsi.

Terdapat beberapa poin yang menjadi pesan kunci penelitian tersebut yaitu sekitar 96,1 persen dari keseluruhan jumlah penerima Kartu Prakerja merasa puas dengan pelatihan pertama mereka.

Penelitian itu juga menemukan penggunaan uang elektronik sebagai salah satu metode pembayaran berkontribusi positif terhadap tujuan inklusi keuangan.

Kajian tersebut menemukan bahwa 76,6 persen penerima manfaat lebih memilih menggunakan rekening uang elektronik untuk menerima insentif usai pelatihan, sementara selebihnya memilih rekening bank.

Selain itu, perluasan lebih banyak opsi penyedia rekening bank untuk menerima insentif pasca pelatihan dapat meningkatkan penggunaan rekening bank.

Penambahan satu bank swasta di awal tahun ini merupakan tambahan yang disambut sangat baik terkait gagasan ini dengan hampir 90 persen penerima manfaat menganggap bahwa Kartu Prakerja telah menyediakan cukup pilihan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP).

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam kesempatan itu mengatakan sebagai seorang ekonom, ia menggarisbawahi prinsip "Makin banyak pilihan makin bagus".

Hal itulah yang menjadi nafas program Prakerja, termasuk dalam memberikan kebebasan pesertanya memilih rekening yang digunakan untuk pencairan insentif baik bank maupun dompet elektronik.

"Dengan fakta begitu banyaknya masyarakat Indonesia memiliki telepon seluler, membuat kita bisa mengembangkan inklusi keuangan, berkolaborasi dengan lembaga-lembaga keuangan digital yang makin banyak tumbuh. Ini juga terkait banyak bank dan kantor pelayanan publik tidak beroperasi saat puncak pandemi lalu," tutur Denni.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore