
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (15/2/2022). Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan pada Januari 2022 kembali mengalami surplus sebesar US$930 juta. Surplus ini menurun dibandingkan surplus
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa nilai ekspor Indonesia per Mei 2022 mencapai angka USD 21,51 miliar. Angka ini turun 21,29 persen dibandingkan April 2022. Angka ini turun 21,29 persen secara month to month (mtm) dari April 2022 sebesar USD 27,32 miliar.
"Nilai ekspor Mei 2022 turun 21,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Mtm mengalami penurunan ekspor kalau dilihat nilainya ekspor USD 21,51 miliar," jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konferensi pers, Rabu (15/6).
Adapun, penurunan ekspor secara bulanan ini didorong oleh penurunan kinerja ekspor non-migas. “Kita lihat ada penurunan ekspor non migas pada bulan Mei 2022 bila dibandingkan dengan April 2022. Namun, masih ada peningkatan ekspor migas," ujarnya.
Untuk nilai ekspor non-migas per Mei 2022 sebesar USD 20,01 miliar atau turun 22,71 persen mtm dari April 2022 sebesar USD 25,09 miliar. Sedangkan nilai ekspor migas pada bulan laporan sebesar USD 1,50 miliar atau meningkat 4,38 persen mtm dari bulan April 2022 yang tercatat USD 1,43 miliar.
Meskipun demikian, jika dibandingkan pada periode sama tahun lalu, nilai ekspor ini masih mengalami peningkatan sebesar 27 persen atau USD 16,93 miliar. Adapun, ada tiga sektor yang mengalami penurunan, yakni pertanian, pengolahan dan pertambangan.
"Industri pengolahan mengalami penurunan ekspor terdalam, yaitu turun sebesar 25,93 persen, kemudian komoditasnya yang mengalami penurunan antara lain adalah minyak kelapa sawit, pakaian jadi atau konveksi dari tekstil," ungkapnya.
Untuk sektor pertanian sendiri turut mengalami penurunan, yakni untuk komoditas sarang burung dan tanaman obat. Diikuti oleh sektor pertambangan yang turun 12,92 persen, yakni pada komoditas biji tembaga dan lignit.
"Sektor migas yang meningkat mtm jadi sektor migas mengalami peningkatan disebabkan oleh komoditas migas untuk minyak mentah dan gas," tandas dia.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
