
Direktur SDM, Umum, dan IT Perhutani Denny Ermansyah (kiri) bersama Direktur Program Green Corruption Juhani Grossmann (kanan) memperlihatkan dokumen perjanjian kerja sama dalam upaya memperkuat budaya antikorupsi di Graha Perhutani, Jakarta, Senin (7/11/
JawaPos.com-Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani) menjalin kolaborasi dengan The Basel Institute dalam upaya memperkuat budaya integritas pada proses bisnis internal untuk mencegah korupsi dan mendukung peningkatan kualitas tata kelola perusahaan.
’’Kita perlu terbuka pada setiap peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bersih dan antikorupsi. Untuk itu, tawaran kerja sama ini sangat baik untuk Perhutani dalam upaya mewujudkan good corporate governance (GCG),” kata Direktur SDM, Umum, dan IT Perhutani Denny Ermansyah dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Rabu (9/11).
Perhutani dan Basel Institute berupaya mencegah korupsi melalui peningkatan keterlibatan masyarakat dan memperkuat budaya integritas serta akuntabilitas baik untuk sektor publik maupun swasta. Fokus kerja sama itu mengarah kepada pencegahan konflik kepentingan dalam pengadaan dan perizinan pada sektor sumber daya alam.
Denny menuturkan kerja sama itu bentuk komitmen Perhutani dalam rangka mewujudkan Perusahaan yang bersih dan sehat, serta selaras dengan nilai budaya BUMN, yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (AKHLAK).
Menurutnya, Perhutani memiliki peran strategis dalam melaksanakan pengendalian internal perusahaan dan mencegah perilaku koruptif karena peningkatan kapabilitas merupakan salah satu metode untuk mengembangkan pengendalian internal yang efektif sebagai bagian dari good corporate governance (GCG).
Direktur Program Green Corruption dari Basel Institute Juhani Grossmann mengatakan, Perhutani merupakan pakar di bidang kehutanan dan Basel Institute adalah pakar di bidang integritas dan kepatuhan di sektor swasta dan publik.
"Kami tahu kolaborasi ini tidak mudah, tapi kami tetap lakukan. Alasan kami ingin bekerja sama dengan Perhutani adalah demi pengelolaan hutan yang lestari untuk survival di masa depan," kata Juhani.
Basel Institute adalah organisasi nirlaba internasional dan independen yang bekerja di seluruh dunia dengan sektor publik dan swasta untuk melawan korupsi dan kejahatan keuangan lainnya, serta mendukung peningkatan kualitas tata kelola perusahaan.
Sebagai yayasan berbadan hukum Swiss, Basel Institute berkantor pusat di Basel, Swiss. Saat ini, Basel Institute memiliki kegiatan lapangan di Afrika, Eropa Timur, Amerika Latin dan Asia Tenggara. Basel Institute juga mengajak bagian hukum dan kepatuhan serta pengawas internal di Perhutani untuk bergabung dalam upaya integrity risk assessment (IRA).
Selain itu, Basel Institut akan memberikan pelatihan bagi bagian hukum dan kepatuhan serta pengawas internal di Perhutani yang akan mencakup materi-materi umum berupa kewajiban hukum berdasarkan legislasi dan regulasi hukum Indonesia dan internasional tentang masalah antikorupsi, strategi untuk melakukan investigasi internal, melakukan wawancara, mengumpulkan dan menangani barang bukti, deteksi fraud dan perilaku korupsi, serta tindak lanjut temuan. (*)

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
