
Petani saat panen padi di Lahan Pertanian Rorotan, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Sebanyak 350 petani yang berasal dari sembilan kelompok tani melakukan panen tani sebanyak 38,5 juta ton yang diharapkan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jakarta. FOTO : FED
JawaPos.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir gerak cepat memerintahkan sejumlah BUMN dalam mengantisipasi krisis pangan. Salah satunya untuk mengambil peran sebagai off taker atau menyerap produksi petani saat panen.
Langkah ini sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai upaya untuk mengantisipasi resesi global di tahun depan. Erick Thohir mendapat mandat dari Jokowi untuk melindungi petani melalui penyerapan yang dilakukan oleh BUMN.
Pengamat Ekonomi Pangan Razikin Juraid mengatakan, program off taker yang dinakhodai oleh Menteri BUMN Erick Thohir sangat tepat dalam rangka melindungi petani dari resesi.
Menurut Razikin, selain untuk membantu petani saat harga panen anjlok, tetapi juga menumbuhkan gairah petani untuk terus menjaga produksi hasil tani mereka.
“Harus begitu supaya gairah petani juga tetap terjaga begitu, pemerintah menjamin pasca panen itu karena memang ketika ini supply and demand saja, ketika pasca musim panen tentu harga-harga akan mengalami penurunan, nah disitulah hadirnya pemerintah,” kata Razikin saat dihubungi, Rabu (7/12).
“Saya kira untuk membeli mengamankan pangan-pangan kita beras-beras kita jagung kedelai padi macam-macam itu sehingga psikologi petani juga tetap terjaga begitu,” sambungnya.
Menurut Razikin, salah satu permasalahan yang sering dihadapi petani adalah anjloknya harga di pasar. Untuk itu, peran BUMN sebagai off taker ini diharapkan dapat menyelamatkan petani, serta menumbuhkan semangat petani agar tidak berhenti bertani.
“Selama ini kan terkadang ketika selesai musim panen harga mengalami anjlok, akhirnya tidak ada yang menjaga itu, dan petani mengalami stress. Saya kira gudang-gudang Bulog harus diisi penuh dari hasil petani, saya kira langkah yang cukup baik kita apresiasi itu, pemerintah membeli pasca panen, ini musim panen kita beli, kita simpan di gudang,” ucapnya.
Dikatakan Razikin, program off taker BUMN perlu disertakan dengan kebijakan stop impor dari luar, khususnya terkait dengan produk-produk yang bisa dihasilkan oleh petani Indonesia.
“Tentu yang pertama kita jangan buru-buru impor, kita harus hitung baik-baik karena kita juga tidak ingin di musim panen begini kita melakukan impor, kita tidak ingin juga ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi resesi semacam ini mengambil keuntungan,” jelasnya.
Lanjut Razikin, pemerintah juga harus memberikan harga yang wajar kepada petani, agar petani merasa kehadiran pemerintah di tengah-tengah petani saat harga panen mereka anjlok.
“Soal harga, yang diamankan pemerintah tadi membeli kepada petani itu kita dorong betul, harus masif dengan harga yang wajar karena sekarang ini petani-petani kita di satu sisi pupuk mengalami kelangkaan, di sisi yang lain ketika mereka panen harga turun,” jelasnya lagi.
Pastinya, Razikin mengapresiasi langkah Pemerintah untuk membantu petani dari ancaman resesi ekonomi tahun depan.
“Nah itulah pemerintah harusnya memang kita dorong kita apresiasi dengan membeli harga yang wajar. Sehingga petani merasa untunglah kira-kira begitu,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
