Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Oktober 2021 | 04.18 WIB

Airlangga Hartarto Minta Anak Muda Belajar Ambil Peluang dari Pandemi

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Foto: Dery Ridwasah/ JawaPos.com - Image

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Foto: Dery Ridwasah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Pemerintah meminta agar masyarakat, termasuk anak muda tetap optimistis menghadapi tantangan pandemi Covid-19 dan bersiap menyambut kondisi kenormalan baru pascapandemi. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pergeseran sosial ekonomi hingga pesatnya perkembangan teknologi menjadi tekanan sekaligus kesempatan bagi anak muda pada masa depan.

"Pemuda perlu menyiapkan diri dan banyak belajar dari situasi Covid-19. Ini adalah kesempatan emas untuk memanfaatkan peluang yang ada, karena pandemi ini membuat berbagai program pembangunan, ekonomi, UMKM dan sebagainya disesuaikan kembali sehingga relevan dalam menghadapi era new normal," ujarnya dalam keterangannya, Rabu (6/10).

Airlangga menuturkan, peran aktif anak muda sangat dibutuhkan dalam rangka mendukung upaya pemulihan dalam berbagai sektor dan mendorong keberhasilan program pemerintah. Ia berharap, para pemimpin muda dapat ikut serta dalam suksesnya penanganan pandemi Covid-19, melalui vaksinasi hingga disiplin protokol kesehatan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak).

Ia menambahkan, pemerintah membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Khususnya generasi muda untuk mendorong dan memberikan contoh bagaimana mempersiapkan diri dan mengedukasi publik hidup bersama Covid-19.

"Kita harus selalu secara aktif meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan yang dikenal dengan 3M tersebut, terus berupaya mengajak semua pihak untuk divaksinasi seiring dengan melakukan aktivitas ekonomi yang produktif," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif I Komite PCPEN Raden Pardede mengatakan pemerintah telah menyusun strategi jangka panjang untuk menghadapi perkembangan pandemi Covid-19. Kuncinya, masyarakat harus tetap berdisiplin dan membiasakan diri dengan protokol kesehatan yang sebagai jalan menuju tatanan kehidupan baru.

"Transisi dan adaptasi untuk hidup bersama Covid-19 membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya anak muda supaya kita dapat menyeimbangkan kehidupan yang sehat namun tetap produktif menuju Indonesia lebih baik," tutupnya.

Sebagai informasi, sebanyak 100 calon pemimpin muda pilihan dari Aceh sampai Papua mengikuti pertemuan dan pelatihan kepemimpinan dan kebangsaan KBFP angkatan sembilan yang dilakukan secara hybrid mulai dari tanggal 4-8 Oktober 2021. Peserta tersebut merupakan pemimpin-pemimpin muda dari berbagai latar belakang profesi dan aktivitas dengan rentang usia 25-35 tahun.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore