
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun gencar menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani kurang bisa memahami kebijakan pajak Presiden Jokowi.
JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memandang sebenarnya Indonesia telah mengalami resesi secara teknikal. Sebab, kontraksi ekonomi telah terjadi sejak kuartal-IV 2019.
"Jadi, secara teknikal quarter-to-quarter (qtq) itu kita sudah dalam posisi negatif," ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (6/8).
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal-IV 2019 tercatat mengalami kontraksi 1,74 persen qtq. Kontraksi ekonomi berlanjut pada kuartal-I 2020 sebesar 2,41 persen qtq.
Kemudian, pada kuartal-II 2020 kontraksinya sebesar 4,19 qtq. Secara tahunan, atau year-on-year (yoy) kontraksinya sebesar 5,32 persen.
Misbakhun mengatakan, yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam menghadapi situasi saat ini adalah dengan mendorong konsumsi rumah tangga. Sebab, kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi berasal dari konsumsi rumah tangga.
"Kalau kita lihat dari apa yang disampaikan oleh BPS kemarin, itu ada faktor yang sangat mendasar yang perlu dilakukan upaya yang lebih serius oleh pemerintah, upaya yang lebih serius yaitu (mengatasi) turunnya konsumsi rumah tangga," ungkapnya.
Photo
Laju pertumbuhan triwulanan (qtq) ekonomi Indonesia. (sumber BPS)
Misbakhun juga mengingatkan pemerintah untuk mengevaluasi lagi, apakah stimulus penanganan Covid-19 dapat mendorong pulihnya konsumsi masyarakat. "Kalau kita punya pertumbuhan sekitar 5 persen konsumsinya mungkin sekitar 3,5 persen (andilnya)," kata Misbakhun.
Berdasarkan data BPS, konsumsi rumah tangga pada kuartal-II 2020 mengalami kontraksi 5,51 persen yoy. Penurunan konsumsi rumah tangga cukup dalam, sebab pada kurtal-II 2019 lalu masih tumbuh 5,18 persen yoy.
Kontraksi konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi keseluruhan sebab dalam struktur PDB, kelompok pengeluaran ini memberikan andil hingga 57,85 persen. Hampir seluruh komponen dalam konsumsi rumah tangga terkontraksi kecuali perumahan dan perlengkapan rumah tangga yang masih tumbuh 2,36 persen yoy, serta kesehatan dan pendidikan yang masih tumbuh 2,02 persen yoy.
https://www.youtube.com/watch?v=0IA1qs2goSk

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
