
Sumber foto: YouTube Setpres Menko Perekonomian sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali Airlangga Hartarto
JawaPos.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan Program Kartu Prakerja dilanjutkan dengan skema normal. Itu artinya, secara pelaksanaan dilakukan dengan normal, bukan lagi semi bantuan sosial (Bansos).
Ia mengatakan, program Prakerja terbukti membantu meningkatkan skill, membantu peningkatan inklusi keuangan, dan membantu daya beli masyarakat dengan skema semi bansos.
"Program Prakerja ini dilanjutkan di tahun 2023 dengan skema normal. Sekali lagi skemanya bukan semi bansos lagi, tapi skema normal yang diatur dalam Perpres 113 tahun 2022 dan pelaksanaannya oleh Permenkoekon 17 tahun 2022," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/1).
Airlangga membeberkan, pada tahap awal pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2,67 triliun dengan target peserta sebanyak 595.000 orang. Ia mengatakan, anggaran tersebut menurun dibandingkan dengan anggaran yang disiapkan pada tahun 2022 sebesar Rp 18 triliun.
Meski begitu, anggaran pihaknya merencanakan untuk menambah anggaran Kartu Prakerja tahun 2023 sebesar Rp 1,7 triliun. Hal itu dikarenakan pemerintah menargetkan program ini bisa diikuti 1 juta orang.
"Anggarannya turun dari Rp 18 triliun menjadi Rp 2,67 triliun dan targetnya untuk 595.000 dan di tahun ini diputuskan jumlah peserta sebanyak 1 juta orang, sehingga totalnya butuh tambahan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun," bebernya.
Adapun nantinya, anggaran tambahan itu akan digunakan untuk sekitar 450.000 orang penerima. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan dalam menyambut skema normal ini ia mengajak lembaga pelatihan terbaik di seluruh Indonesia untuk menjadi bagian dari ekosistem Kartu Prakerja.
Lembaga pelatihan, lanjut Airlangga, wajib memiliki dan mengikuti asesmen sebagai penyedia pelatihan pada skema normal ini. Dan untuk pelaksanaan dari tata kelola yang baik proses seleksi melibatkan tim ahli independen sebagai fungsi akreditasi serta kepatuhan lembaga pelatihan juga ikut dipantau.
"Silakan bagi lembaga yang berminat bisa mengubungi salah satu platform digital yang bekerja sama dengan program Kartu Prakerja. Salah satunya platform milik pemerintah yaitu Sisnaker. Selain itu, pihaknya juga mengajak partisipasi masyarakat dengan skema kemitraan yang merupakan public private partnership di bidang pengembangan SDM di Indonesia," tandasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
