Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2020 | 16.25 WIB

Cegah Penyebaran Virus Korona, AP II Perketat Pemeriksaan Penumpang

Warga menggunakan Masker di Pintu Kedatangan Terminal 3 Ultimate Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Calon penumpag dan petugas bandara  menggunakan masker di Bandara Soekarno Hatta untuk mengantisipasi penularan virus corona. Foto: Dery Ridwansah/ - Image

Warga menggunakan Masker di Pintu Kedatangan Terminal 3 Ultimate Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Calon penumpag dan petugas bandara menggunakan masker di Bandara Soekarno Hatta untuk mengantisipasi penularan virus corona. Foto: Dery Ridwansah/

JawaPos.com – PT Angkasa Pura II (Persero) bersama seluruh pemangku kepentingan terkait di Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan prosedur upaya pencegahan penyebaran virus korona atau COVID-19 dijalankan sesuai ketentuan. VP of Corporate Communications PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sejak awal tahun upaya pencegahan dilakukan secara ketat.

"Koordinasi intensif dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta antara operator bandara yakni PT Angkasa Pura II dengan Otoritas Bandara, Kantor Imigrasi, Karantina, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan stakeholder lainnya," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (3/3).

Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga telah dilengkapi berbagai sarana untuk mencegah penyebaran virus korona. Selain thermal scanner, juga terdapat thermo gun, kapsul isolasi, hingga lebih banyak hand sanitizer, dan pembagian masker secara berkala.

"Tim Facilitation [FAL] yang dipimpin oleh Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah I sudah diaktifkan sebagai wadah koordinasi di antara stakeholder di Soekarno-Hatta," tuturnya.

Ia menambahkan, rencana kontingensi apabila terdapat penumpang pesawat yang terdeteksi terjangkit virus korona pun sudah disiapkan. Jika ada laporan dari pilot, maka pesawat diarahkan terlebih dahulu untuk menuju area karantina.

Kemarin, Senin (2/3), Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan surat edaran agar pemeriksaan terhadap penumpang rute internasional yang tiba di seluruh bandara di Indonesia dapat ditingkatkan dan dilakukan secara masif. "Kami memastikan seluruh pemeriksaan penumpang yang baru tiba dari luar negeri akan melalui pemeriksaan suhu tubuh dengan dibagi dalam beberapa lajur. Maskapai juga akan menginformasikan kepada penumpang mengenai keharusan mengisi Health Alert Card," jelasnya.

Yado Yarismano menambahkan bahwa anggapan pencegahan dilakukan ala kadarnya adalah tidak benar. "Setiap personel dari seluruh stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta berupaya keras mencegah penyebaran virus ini. Dan kami memohon dukungan dari penumpang pesawat di bandara dan juga seluruh masyarakat. Bandara adalah pintu gerbang utama di Indonesia, oleh karena itu upaya pencegahan dijalankan dengan maksimal," ungkapnya.

Adapun Kantor Kesehatan Pelabuhan yang berada di bawah Kementerian Kesehatan bertugas dalam melakukan monitoring terhadap penumpang pesawat, antara lain melalui pengecekan suhu tubuh terhadap seluruh penumpang yang tiba di luar negeri. Pengecekan suhu tubuh dilakukan dengan alat thermal scanner yang terdapat di terminal, serta thermo gun yang dipegang oleh personel KKP.

Di samping itu, penumpang dari luar negeri juga diharuskan mengisi formulir Health Alert Card (HAC) guna memonitor kemungkinan penumpang pesawat terjangkit virus korona. Ketika menjalani prosedur pengecekan suhu tubuh dan pengisian form HAC, penumpang dibagi ke dalam 4 lajur.

Sementara itu, berkat koordinasi intensif dan penerapan prosedur yang ketat, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta juga telah menolak masuk sedikitnya 18 WNA ke Indonesia karena memiliki riwayat perjalanan ke mainland Tiongkok dalam 14 hari terakhir sejak kedatangan mereka.

Yado Yarismano mengatakan pemeriksaan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak hanya dilakukan terhadap penumpang pesawat namun juga terhadap hewan di terminal penumpang dan terminal kargo yang dilakukan oleh Balai Karantina. "Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga terus memantau penyebaran berita bohong atau hoax yang dapat menyebabkan kepanikan. Seluruh stakeholder di Bandara Soekarno-hatta berkoordinasi intensif dalam menjalankan upaya pencegahan penyebaran COVID-19," pungkasnya.

Saksikan video terkait virus korona berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=S6jbGrSpjbs

Video lainnya terkait virus korona:

https://www.youtube.com/watch?v=t5jGYy44NHU

https://www.youtube.com/watch?v=7yOz6ST6Xho

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore